Videotron Roboh di Bundaran Cigasong, Seorang Pengendara Sepeda Motor Tewas

Videotron roboh
Petugas mengevakuasi korban setelah videotron roboh akibat diterjang angin kencang di Bundaran Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jumat (24/7/2026).
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Tragedi robohnya videotron di Bundaran Cigasong, Kabupaten Majalengka, yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor menjadi peringatan serius terhadap aspek keselamatan infrastruktur ruang publik.

Pemerintah Kabupaten Majalengka langsung memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh papan reklame dan videotron di wilayahnya guna mencegah kejadian serupa terulang.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 18.15 WIB atau sesaat setelah Magrib. Angin kencang yang menerjang kawasan Cigasong menyebabkan sebuah videotron berukuran besar ambruk dan menimpa pengendara sepeda motor yang melintas di jalur nasional.

Baca Juga:Hari Mangrove Sedunia, PNM Cirebon Tanam 1.000 Mangrove, Beri Penghargaan Kepada Pelopor KonservasiSumber Air Berubah Rasa, Ribuan Warga Tanjakan Alami Krisis Air, BPBD Indramayu Kirim Tiga Tangki Air Bersih

Korban diketahui berinisial WA (18), pelajar asal Desa Hegarmanah, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka. Korban sempat dilarikan ke RSUD Majalengka, namun meninggal dunia akibat cedera berat di bagian kepala.

Insiden tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap kelayakan konstruksi reklame berukuran besar yang tersebar di sejumlah ruang publik.

Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan, pemerintah daerah tidak akan menganggap insiden tersebut sebagai peristiwa biasa. Seluruh reklame dan videotron akan diperiksa bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Kami akan memastikan seluruh reklame yang masih berdiri diperiksa secara menyeluruh. Kami tidak ingin kejadian seperti ini kembali terulang,” ujar Eman, Sabtu (25/7/2026).

Menurut Eman, Majalengka memiliki karakter geografis yang dikenal sebagai “Kota Angin”. Setiap tahun, terutama pada Juli hingga September, wilayah tersebut kerap dilanda angin kencang sehingga seluruh konstruksi luar ruang harus memenuhi standar keamanan yang memadai.

“Dari sisi pemerintah sebenarnya kami sudah mengeluarkan surat edaran agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap angin kencang. Ancamannya bukan hanya kebakaran atau pohon tumbang, tetapi ternyata reklame pun bisa roboh,” katanya.

Ia mengatakan, dinas teknis telah diinstruksikan memeriksa kondisi seluruh papan reklame di jalur provinsi maupun kabupaten. Pemeriksaan meliputi kekuatan tiang penyangga, pondasi, baut pengikat, rangka baja, hingga kelayakan operasional videotron.

Baca Juga:Baznas dan PT Diamond Internasional Indonesia Salurkan 100 Paket Perlengkapan Sekolah  OPD Pemkab Majalengka Kampanye Antikorupsi Lewat Kolaborasi dan Inovasi

Langkah tersebut dinilai penting mengingat banyak reklame berukuran besar berdiri di kawasan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.

Eman mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, videotron tersebut sebenarnya telah menunjukkan tanda-tanda tidak stabil sejak pagi.

“Saya mendapat informasi bahwa sejak pagi videotron itu sudah bergoyang. Teman-teman sebenarnya sudah berusaha mencari solusi dan bantuan, namun tampaknya terjadi keterlambatan penanganan. Saat saya melintas pun proses perbaikannya masih berlangsung,” ungkapnya.

0 Komentar