Rata-rata Pengiriman Harian J&T Express Tembus 100 Juta Paket

J&T Express
PENGIRIMAN: J&T Express mencatat rata-rata pengiriman harian mencapai 101 juta paket pada kuartal II 2026, menjadi kali pertama perusahaan melampaui angka 100 juta paket per hari dalam satu kuartal. FOTO: J&T EXPRESS FOR RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – J&T Express mencatat pertumbuhan kinerja bisnis dan operasional yang positif pada kuartal II 2026. Total volume pengiriman mencapai 9,177 miliar paket, meningkat 24,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY).

Pencapaian tersebut turut mendorong rata-rata volume pengiriman harian menjadi 101 juta paket, sekaligus menjadi kali pertama J&T Express melampaui angka 100 juta paket per hari dalam satu kuartal.

CEO J&T Express Indonesia, Robin Lo, mengatakan capaian tersebut menjadi tonggak penting yang mencerminkan pertumbuhan bisnis perusahaan secara global.

Baca Juga:SMP Negeri Jadi Miniatur Negara, Segera Helat Pemilihan Ketua OSIS Serentak Penambahan Anggaran Jamkesda Masih Dikaji 

“Pertumbuhan ini menunjukkan semakin kuatnya jaringan logistik global J&T Express serta meningkatnya kontribusi pasar internasional terhadap kinerja perusahaan,” ujarnya.

Pada kuartal II 2026, volume pengiriman dari kawasan Asia Tenggara dan pasar internasional lainnya mencapai 2,966 miliar paket, meningkat 66,9 persen YoY. Kontribusinya terhadap total volume pengiriman perusahaan mencapai 32,3 persen, naik 8,3 poin persentase dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Secara kumulatif selama semester I 2026, total volume pengiriman J&T Express mencapai 17,503 miliar paket, atau tumbuh 25,1 persen YoY. Kontribusi pasar Asia Tenggara dan internasional juga meningkat menjadi 33,6 persen dari total volume pengiriman.

Di kawasan Asia Tenggara, volume pengiriman pada kuartal II 2026 tercatat sebanyak 2,755 miliar paket, naik 63,2 persen YoY, dengan rata-rata pengiriman 30,3 juta paket per hari. Sepanjang semester I 2026, volume pengiriman di kawasan ini mencapai 5,523 miliar paket, atau tumbuh 71,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Robin, pertumbuhan tersebut didukung oleh optimalisasi jaringan dan investasi infrastruktur. Hingga 30 Juni 2026, J&T Express menambah enam sorting center di Asia Tenggara sehingga total menjadi 127 pusat sortir. Perusahaan juga menambah 11 jalur sortir otomatis (automated sorting line) menjadi 75 jalur.

Di Indonesia, J&T Express juga mencatat pertumbuhan positif dengan volume pengiriman meningkat lebih dari 65 persen pada kuartal II 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan tersebut didorong oleh tingginya aktivitas perdagangan elektronik (e-commerce), terutama pada kategori fashion, dokumen, dan produk kecantikan. Kategori fashion menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi lebih dari 45 persen dari total volume pengiriman.

0 Komentar