“Tujuan kita bagaimana meningkatkan PAD semaksimal mungkin. Parkir ini justru menjadi salah satu sektor yang setiap tahun tidak pernah mencapai target,” katanya.
Noupel juga menanggapi alasan Dishub yang kerap menyebut target PAD parkir terlalu tinggi. Menurutnya, persoalan utama bukan pada besarnya target, melainkan sistem pengelolaan yang belum berjalan optimal.
“Setiap rapat mereka selalu mengatakan targetnya terlalu tinggi. Padahal, jika melihat potensinya, pendapatan parkir bisa lebih besar dari target. Yang harus dibenahi adalah sistemnya dan dicari di mana letak kebocorannya,” ujarnya.
Baca Juga:DPRD Ultimatum PT Indowooyang, Dua Pekan Harus Bereskan Administrasi KetenagakerjaanRibuan Paket Sembako Ludes Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau, DPC PDIP Gelar Gerakan Pangan Murah
Karena itu, DPRD kembali meminta Dishub melakukan pembenahan secara serius. Jika pengelolaan parkir dinilai belum optimal, pemerintah daerah didorong membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga agar potensi pendapatan dapat dimaksimalkan.
“Kalau memang tidak sanggup mengelolanya, serahkan kepada pihak ketiga. Banyak yang siap. Yang terpenting PAD meningkat dan potensi parkir bisa dimaksimalkan untuk kepentingan daerah,” pungkasnya. (cep)
