RADARCIREBON.ID – Akses masyarakat antara Dusun Sangareal dan Dusun Dayeuh, Desa Cibuntu, Kecamatan Cigandamekar, kini semakin mudah dan aman setelah Jembatan Perintis Garuda diresmikan.
Keberadaan jembatan sepanjang 12 meter itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta memudahkan akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan.
Peresmian jembatan yang dipusatkan di Dusun Dayeuh tersebut dihadiri Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung, Camat Cigandamekar Iman Firmansyah, Pasiter Kodim 0615/Kuningan Kapten Inf Nandang Hendarsyah, unsur Forkopimcam, Babinkamtibmas Desa Cibuntu, Kepala Desa Cibuntu Jajang Rojah Walikyuwono, Ketua BPD Abdul Rojak, serta masyarakat setempat.
Baca Juga:Bupati Cup 2026 Dibuka 1 Agustus, Kick Off di Lapangan Desa Ciawi LorDesa Tugumulya Kuningan Jadi Kampung Sosial, Apa Maksudnya?
Jembatan dengan panjang 12 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi sekitar 3 meter itu dibangun untuk menggantikan akses lama yang telah rusak dan tidak lagi layak digunakan. Sebelum jembatan baru berdiri, warga harus menempuh jalur memutar untuk berpindah dari Dusun Sangareal menuju Dusun Dayeuh maupun sebaliknya.
Camat Cigandamekar Iman Firmansyah mengapresiasi jajaran TNI bersama seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan Jembatan Garuda. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat akan akses yang aman dan memadai.
Ia menjelaskan, kondisi jembatan lama sudah memprihatinkan sehingga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Karena itu, pembangunan jembatan baru dinilai menjadi solusi yang sangat dibutuhkan warga.
“Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat Desa Cibuntu. Sebelumnya warga harus memutar, sedangkan kondisi akses lama sudah memprihatinkan dan dikhawatirkan dapat mengganggu keselamatan masyarakat,” ujar Iman.
Ia berharap keberadaan Jembatan Garuda dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik dalam mendukung aktivitas sehari-hari maupun meningkatkan konektivitas antarwilayah di Desa Cibuntu.
Sementara itu, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan hasil sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kolaborasi mampu menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca Juga:Diduga Akibat Bakar Sampah, Kebakaran Lahan di Tarik Kolot Kuningan Hanguskan Kebun WargaBaznas Perkuat Mitigasi Bencana
“Keberhasilan pembangunan ini merupakan bukti nyata bahwa semangat gotong royong, kolaborasi, dan kebersamaan akan selalu menghasilkan manfaat besar bagi masyarakat,” kata Hafda.
