Lebih lanjut, dikatakan Deni, pompanisasi menjadi salah satu solusi yang efektif untuk mengantisipasi dampak berkurangnya debit air saat musim kemarau.
Dengan sistem tersebut, petani tetap dapat memperoleh pasokan air dari sumber-sumber yang masih tersedia sehingga aktivitas pertanian tidak terganggu.
“Hingga pertengahan musim kemarau ini belum ada lahan pertanian di Kabupaten Cirebon yang mengalami kekeringan. Salah satu faktor yang mendukung kondisi tersebut adalah sistem pompanisasi yang berjalan dengan baik sehingga kebutuhan air untuk lahan pertanian masih dapat terpenuhi,” ujar Deni. (den)
