RADARCIREBON.ID – Kondisi sejumlah ruas jalan utama di Kota Cirebon mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera. Salah satunya Jalan Wahidin yang merupakan jalur dengan volume lalu lintas cukup tinggi.
Pantauan di lapangan menunjukkan permukaan Jalan Wahidin rusak di sejumlah titik. Aspal mengelupas dan membentuk lubang yang tersebar di badan jalan. Meski tidak terlalu dalam, kerusakan tersebut dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Selain menurunkan kenyamanan berkendara, kerusakan jalan juga dikhawatirkan memicu kecelakaan lalu lintas apabila tidak segera diperbaiki. Mengingat Jalan Wahidin menjadi salah satu akses utama di pusat Kota Cirebon, perbaikannya dinilai mendesak.
Baca Juga:Jaga Kebersihan Lingkungan, Pemdes Battembat Tutup Lokasi Sampah LiarKonsolidasi Nasional PSGA 2026, Meneguhkan Ekosistem PTKI yang Adil Gender dan Inklusif
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, Rachman Hidayat, mengatakan pihaknya telah mengusulkan pendanaan kepada pemerintah pusat melalui program Instruksi Jalan Daerah (IJD).
Usulan tersebut mencakup tiga ruas jalan, yakni Jalan Wahidin, Jalan Siliwangi, dan Jalan Rajawali Raya.
“Total anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan ketiga ruas jalan tersebut sekitar Rp21 miliar. Mudah-mudahan seluruh usulan dapat diakomodasi sehingga pelaksanaannya bisa dilakukan tahun ini,” ujarnya.
Selain perbaikan jalan, DPUTR juga kembali mengusulkan bantuan pendanaan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk perbaikan jembatan yang sebelumnya belum terealisasi.
“Usulan perbaikan jembatan tahun lalu belum terealisasi. Tahun ini kami ajukan kembali agar dapat dilaksanakan pada tahun anggaran berikutnya,” katanya. (cep)
