Melalui skema tersebut, UMKM dapat fokus pada produksi, sementara KDKMP membantu mengonsolidasikan produk sekaligus membuka akses pemasaran yang lebih luas.
“Dengan koperasi yang menjadi konsolidator dan offtaker, sementara UMKM sebagai produsennya, mudah-mudahan kita bisa mendorong perekonomian Kabupaten Cirebon,” jelas Alex.
Selain memperkuat koperasi, Pemkab Cirebon juga mendorong pengembangan usaha melalui Cirebon Inkubator Bisnis (CIB).
Baca Juga:Bidik Teknologi PSEL untuk Olah Seribu Ton Sampah Penuh Lubang, Aspal Mengelupas, Jalan dr Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon Rusak
Program yang sebelumnya menjadi program strategis dinas tersebut kini ditetapkan sebagai salah satu program prioritas Kabupaten Cirebon.
Dengan demikian, pengembangan KDKMP tidak hanya diarahkan pada pembangunan kelembagaan dan penyediaan kendaraan, tetapi juga pembentukan ekosistem usaha yang dapat menopang keberlanjutan koperasi dan UMKM.
“Dengan peran tersebut, KDKMP diharapkan menjadi simpul baru penggerak ekonomi desa dan kelurahan di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. (den/adv)
