RADARCIREBON.ID – Kondisi Jalan dr Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, kian memprihatinkan. Salah satu ruas jalan utama yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan itu dipenuhi lubang dan kerusakan pada permukaan aspal sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan Radar Cirebon, sedikitnya terdapat enam titik lubang dengan kedalaman bervariasi di sepanjang ruas Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo. Lubang-lubang tersebut tersebar di jalur kendaraan dan sulit dihindari, terutama saat arus lalu lintas padat.
Selain itu, sejumlah bagian jalan mengalami pengelupasan lapisan aspal yang menyebabkan permukaan jalan tidak rata. Kondisi tersebut memaksa pengendara mengurangi kecepatan atau bermanuver untuk menghindari lubang, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga:Ditagih Utang, Bolos Kerja, Penundaan Gaji ASN di Kota Cirebon Tambah Menjadi 9 OrangCIMB Niaga Perkuat Peran OCTO Dampingi Keluarga Indonesia
Kerusakan jalan semakin berbahaya pada malam hari maupun saat hujan. Genangan air kerap menutupi lubang sehingga pengendara kesulitan mengetahui posisi maupun kedalamannya. Akibatnya, kendaraan yang melintas berpotensi kehilangan kendali setelah menghantam jalan yang rusak.
Bagi pengendara sepeda motor, risiko terjatuh semakin besar apabila roda kendaraan masuk ke lubang. Tak sedikit pengendara yang terpaksa mengerem mendadak atau berpindah jalur secara tiba-tiba untuk menghindari kerusakan jalan, yang juga berpotensi memicu kecelakaan dengan kendaraan lain.
Salah seorang pengendara, Erfan (31), mengaku pernah nyaris mengalami kecelakaan saat melintasi ruas jalan tersebut. Menurutnya, lubang yang cukup dalam membuat kendaraan sulit dikendalikan jika tidak diantisipasi sejak awal.
“Untung masih sempat menghindar. Kalau terlambat sedikit saja, bisa jatuh dan mengalami kecelakaan tunggal. Lubangnya memang tidak terlalu lebar, tetapi cukup dalam. Selain itu, banyak juga bagian jalan yang aspalnya sudah terkelupas sehingga permukaannya tidak rata,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Nurazizah. Ia menilai kondisi Jalan dr Cipto Mangunkusumo sangat membahayakan karena secara kasatmata permukaan jalan tampak baik, padahal terdapat sejumlah lubang yang cukup dalam.
“Kalau pengendara tidak hafal kondisi jalan atau sedang fokus ke kendaraan di depan, lubang itu bisa saja tidak terlihat. Apalagi malam hari atau saat hujan. Sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kecelakaan,” katanya.
Menurut Nurazizah, Jalan dr Cipto Mangunkusumo merupakan salah satu ruas dengan volume lalu lintas yang tinggi karena dilalui kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga bus. Oleh karena itu, kerusakan jalan perlu segera ditangani agar tidak semakin parah dan menimbulkan korban.
