RADARCIREBON.ID – Di tengah cepatnya arus modernisasi, merawat tali silaturahmi menjadi sebuah kebutuhan untuk menjaga kehangatan sosial. Menjawab kebutuhan tersebut, sebuah wadah interaksi bernama Batur Kampung Lawas (BKL) hadir di Cirebon dan sukses menjadi ruang perjumpaan yang hangat bagi berbagai kalangan.
Berbasis di Kampung Lawas, sebuah destinasi kuliner, coffee shop, dan resto yang asri di Jalan Widarasari 3 Nomor 12, Tuparev, Cirebon, BKL menjelma menjadi komunitas yang tak hanya sekadar tempat berkumpul, melainkan juga ruang bertukar gagasan.
Lahirnya komunitas BKL tidak lepas dari tangan dingin para tokoh yang peduli pada pembangunan sosial Cirebon. Komunitas ini diinisiasi dan digerakkan langsung oleh Subardi, Wali Kota Cirebon periode 2003-2013, bersama jajaran mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota maupun Kabupaten Cirebon.
Baca Juga:KPBU APJ Rawan Masalah Hukum Dewan Minta Wali Kota Urungkan Niat karena Risiko TinggiRevitalisasi Gedung Setda Dibedah Bertahap, Modal Awal Rp10 M
Daya tarik BKL terletak pada inklusivitasnya. Anggota komunitas ini berasal dari latar belakang yang sangat beragam. Mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah purnatugas, tokoh masyarakat, seniman, budayawan, pengusaha, akademisi, insan media, hingga warga sipil biasa.
Semuanya melebur menjadi satu untuk menciptakan atmosfer (vibes) yang santai, tenang, dan gembira. Tak jarang, perbincangan berbobot di komunitas ini diselingi dengan hiburan bernyanyi bersama untuk mencairkan suasana.
Mengusung prinsip kekeluargaan yang kuat dengan slogan “Dari Kita, Oleh Kita, Untuk Kita”, BKL memiliki misi besar yang sangat human-centric. Komunitas ini dirancang untuk menjadi jembatan penghubung antara kebijaksanaan para sesepuh Cirebon dengan energi serta inovasi generasi muda.
Berbagai kegiatan positif rutin digelar guna mewujudkan visi tersebut. Di antaranya, diskusi dan kajian tematik membahas isu-isu terkini dan solusi untuk kemajuan daerah. Ada juga aktivitas keagamaan dengan menggelar buka puasa bersama di bulan suci Ramadan dan kegiatan sosial lainnya. Berikutnya adalah wadah kesenian, yakni mengapresiasi karya seni dan budaya lokal Cirebon. Semua muara dari kegiatan ini memiliki satu tujuan pasti: ikut serta memberikan sumbangsih pemikiran dan tindakan untuk memajukan Cirebon.
HARLAH KE-1 MOMENTUM PERERAT KEBERSAMAAN
Dibentuk pertama kali pada 21 Agustus 2025, Batur Kampung Lawas kini bersiap menyambut tonggak sejarah barunya. Tepat pada Jumat, 21 Agustus 2026, BKL akan melangsungkan peringatan Hari Lahir (Harlah) pertamanya. Momen perayaan Harlah ke-1 ini diharapkan bukan sekadar seremonial belaka, melainkan menjadi titik tolak bagi BKL untuk semakin solid merangkul semua elemen masyarakat.
