BPC HIPMI Kota Cirebon Gandeng Paguyuban ISP Ciayumajakuning

BPC HIPMI Kota Cirebon
EDUKASI KEUANGAN: Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPC HIPMI Kota Cirebon sekaligus Pimpinan Kantor Konsultan Pajak MWKW, Muhamad Wisnu Kusuma Wiguna, saat memberikan edukasi keuangan dalam rangkaian Festival Pantura IX Vol. 3. FOTO: BPC HIPMI Kota Cirebon for Radar Cirebon 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Cirebon menjalin kolaborasi dengan Paguyuban Internet Service Provider (ISP) Ciayumajakuning melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).

Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian Festival Pantura IX Vol. 3 yang diisi sejumlah kegiatan, mulai dari business matching hingga seminar edukasi keuangan bertema “Keuangan Rapi, Pajak Tepat”.

Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) BPC HIPMI Kota Cirebon, Dimas Prima Wibawa, mengatakan kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan MoU, tetapi berkembang menjadi program dan peluang usaha bersama.

Baca Juga:Menginap di Aston Cirebon Jadi Momen Berkesan bagi Suhadi Veteran Operasi DwikoraCuma Sita Enam Botol Miras, Polisi “Obok-obok” Tempat Hiburan Malam di Kompleks CSB 

“Ketua Umum BPC HIPMI Kota Cirebon, Hisyam Suleiman, mendorong organisasi untuk terus membangun kolaborasi guna memperluas jejaring dan menciptakan peluang bagi pengusaha muda,” ujar Dimas.

Menurutnya, kolaborasi antarkomunitas dan sektor usaha diperlukan untuk mempertemukan kebutuhan bisnis sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Melalui MoU tersebut, kedua organisasi membuka ruang kerja sama dalam berbagai bidang, antara lain konektivitas, teknologi, pengadaan, investasi, jasa profesional, hingga kemitraan usaha.

Sesi business matching menjadi salah satu wadah untuk mempertemukan kebutuhan perusahaan ISP dengan potensi usaha anggota HIPMI. Anggota HIPMI juga berpeluang menjadi vendor atau mitra ISP dalam bidang konstruksi jaringan, transportasi, sumber daya manusia, properti, pembiayaan, akuntansi, audit, hukum, hingga perpajakan.

Sementara itu, Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPC HIPMI Kota Cirebon sekaligus pimpinan Kantor Konsultan Pajak (KKP) MWKW, Muhamad Wisnu Kusuma Wiguna, mengatakan seminar “Keuangan Rapi, Pajak Tepat” merupakan bagian dari program edukasi keuangan yang rutin digelar HIPMI.

Kali ini, materi disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan ISP, terutama terkait administrasi keuangan dan perpajakan.

Wisnu menjelaskan, salah satu tantangan perpajakan perusahaan ISP adalah memastikan data dan dokumen transaksi tercatat secara lengkap serta dapat direkonsiliasi.

Baca Juga:Santri Al Hikmah Juara 1 MHQ Tingkat Kabupaten CirebonGeorge Edwin Sugiharto Gelar Panen Raya, Semangka di Desa Blender Kabupaten Cirebon

Data pelanggan, billing, rekening bank, buku besar, faktur pajak, dan bukti potong harus terhubung sehingga perusahaan dapat membuktikan omzet, piutang, pajak, serta biaya yang telah dicatat.

“Apabila data berbeda, perusahaan akan kesulitan membuktikan omzet, piutang, pajak keluaran, kredit pajak, dan biaya yang telah dicatat,” terangnya.

0 Komentar