RADARCIREBON.ID – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar mendorong Gerakan Pramuka menjadi pelopor generasi muda, dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Dian saat menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kuningan di Wisma Permata, Senin (31/8). Dalam kegiatan itu, bupati hadir sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kuningan.
Menurut Dian, tantangan lingkungan yang dihadapi Kuningan, mulai dari kekeringan hingga kebakaran hutan dan lahan, membutuhkan keterlibatan generasi muda melalui aksi nyata dan berkelanjutan.
Baca Juga:KDM Tegaskan Perlindungan Gunung Ciremai Harga Mati dalam RTRW KuninganPersonel Polsek Sukagumiwang Bantu Warga Kehabisan Ongkos Pulang
“Pramuka harus menjadi pelopor generasi muda terdepan yang menjaga lingkungan,” tegasnya.
Ia menilai, peran Pramuka semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan perubahan zaman yang berlangsung cepat. Kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter serta nilai-nilai luhur bangsa.
“Ini sudah bukan lagi sekadar teknologi. Ini sudah menjadi sebuah karakter peradaban. Ini berbahaya kalau tidak disertai dengan nilai-nilai luhur jati diri bangsa kita,” ujarnya.
Bupati Dian menegaskan Pramuka tidak boleh hanya dipahami sebatas seragam, baris-berbaris, perkemahan maupun kegiatan seremonial. Lebih dari itu, Pramuka harus menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, empati, kepedulian sosial dan semangat pengabdian.
Ia pun meminta anggota Pramuka hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan, termasuk bencana dan kegiatan sosial.
“Jadi hadir Gerakan Pramuka ketika terjadi bencana. Hadir Gerakan Pramuka ketika masyarakat membutuhkan,”katanya.
Dalam pembangunan daerah, Dian menyebut semangat gotong royong sebagai kekuatan yang harus terus dirawat. Pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur dan angka statistik, tetapi juga membutuhkan kepedulian serta kemauan masyarakat untuk saling membantu.
Baca Juga:Dosen Polindra Edukasi Kesehatan Siswa SMP Nurul Halim Widasari, Kampanyekan Bebas RokokPemdes Paningkiran Rampungkan Rehabilitasi Jalan Lingkungan
“Dengan segala keterbatasan yang kita punya, tidak menghalangi kita untuk membangun. Kekuatan kita adalah gotong royong. Saling membantu, saling empati, saling melengkapi,”tuturnya.
Khusus dalam menjaga lingkungan, ia mengajak anggota Pramuka memulai dari tindakan sederhana di lingkungan masing-masing. Perubahan besar, menurutnya, selalu berawal dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
“Tidak ada perubahan besar terjadi apabila tidak dilakukan dengan langkah-langkah yang kecil. Lakukan dari sekarang, dari hal-hal yang paling kecil dan sederhana,”ujarnya.
