Dari Heboh Beras Bantuan Pangan di Rumah Pengepul, Pemkab Cirebon Sudah Tahu, Polisi: Belum Naik Penyidikan

Pemkab Cirebon
PENJELASAN: Kepala DKPP Kabupaten Cirebon Sudiharjo mengatakan pihaknya sudah mengetahui temuan beras bantuan pangan di rumah pengepul di Kecamatan Waled. FOTO: DOK PEMKAB CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Kasus dugaan penjualan beras bantuan pangan pemerintah di Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, mulai mendapat perhatian serius. Beras bantuan yang semestinya dikonsumsi masyarakat penerima manfaat justru ditemukan diperjualbelikan dan kini diamankan Polsek Waled.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon Sudiharjo mengatakan pihaknya memiliki tugas melakukan verifikasi terhadap kualitas beras bantuan pangan yang diterima masyarakat.

Karena itu, jika dalam penyalurannya ditemukan beras dengan kualitas yang tidak sesuai, pihaknya dapat memfasilitasi proses penukaran. “Jadi kalau kualitas beras bantuan pangan itu tidak sesuai, kami bisa memfasilitasi untuk ditukarkan,” ujar Sudiharjo saat dikonfirmasi Radar Cirebon, Senin (7/9/2026).

Baca Juga:Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas, Ratusan Penerbangan TerdampakKertajati Jadi Alternatif, Flight dari Arab Saudi Sudah Masuk

Terkait temuan beras bantuan pangan yang diduga dijual di wilayah Waled, Sudiharjo mengaku sudah mengetahui persoalan tersebut. Namun, hingga siang kemarin belum ada koordinasi antara kepolisian dengan pihaknya.

Sudiharjo menegaskan, beras bantuan pangan diberikan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat penerima manfaat. Karena itu, bantuan itu mestinya digunakan sebagaimana peruntukannya dan tidak diperjualbelikan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat penerima bantuan pangan agar beras tersebut dipergunakan sebagaimana mestinya, yakni untuk dikonsumsi, bukan untuk dijual,” tegasnya.

Sejauh ini, lanjut Sudiharjo, pihaknya belum menemukan indikasi adanya penjualan beras bantuan pangan di desa lain di Kabupaten Cirebon selain Kecamatan Waled. “Kami akan terus lakukan monitoring,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Waled AKP M Fadholi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan pihaknya masih melakukan penelusuran terkait dugaan penjualan beras bantuan pangan tersebut. Fadholi menyebut, perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan.

Pihaknya belum meningkatkan statusnya ke tahap penyidikan sehingga belum dapat memberikan keterangan lebih jauh mengenai kasus ini. “Sejauh ini kami belum bisa berbicara banyak karena masih melakukan penelusuran. Saat ini masih dalam penyelidikan, belum naik ke penyidikan. Masyarakat kami minta bersabar,” katanya.

Ya, polsek Waled masih mendalami asal-usul beras bantuan yang ditemukan serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penjualan tersebut. Polisi juga masih mengumpulkan informasi sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.Diberitakan sebelumnya, tumpukan beras bantuan pangan ditemukan di rumah seorang pengepul di Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon. Temuan itu terungkap setelah jajaran Polsek Waled menerima informasi dari masyarakat terkait adanya pengumpulan beras bantuan di rumah pengepul.

0 Komentar