Gotong Royong Cegah Karhutla Ciremai di Ketinggian 1.000 Mdpl, MPA Silihwangi Majakuning Aktifkan Embung  

Gotong Royong Cegah Karhutla Ciremai di Ketinggian 1000 Mdpl, MPA Silihwangi Majakuning Aktifkan Embung  
Gotong Royong Cegah Karhutla Ciremai di Ketinggian 1000 Mdpl, MPA Silihwangi Majakuning Aktifkan Embung  
0 Komentar

Nandar menambahkan, keberadaan embung tidak hanya dipersiapkan untuk menghadapi ancaman karhutla. Saat musim hujan, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan konservasi, termasuk persemaian, penyimpanan bibit dan pemeliharaan tanaman endemik ciremai dan tanaman MPTS.

MPA juga berencana menambah instalasi penampungan air di sejumlah titik. Salah satu embung yang disiapkan memiliki ukuran sekitar 6 x 4 meter dengan kedalaman sekitar satu meter dan berpotensi menampung hingga 5.000 liter air setelah dilapisi terpal.

“Kita selanjutnya akan membuat instalasi-instalasi baru untuk mempermudah antisipasi kebakaran. Ketika musim hujan, embung ini juga bisa difungsikan untuk menyimpan bibit atau mendukung persemaian dan pemeliharaan tanaman,” kata Nandar.

Baca Juga:10 Rumah di Permukiman Nelayan Eretan Ludes Kerugian Capai Rp1 MTradisi Munjung Resmi Menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Langkah tersebut dilakukan secara sukarela oleh para relawan tanpa upah maupun honor harian. Menurut Nandar, keterlibatan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga kawasan Ciremai, terutama masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar kawasan konservasi.

Kegiatan itu juga dikoordinasikan dengan pihak pengelola kawasan TNGC. Bagi MPA Paguyuban Silihwangi Majakuning, keterlibatan masyarakat secara sukarela menunjukkan semakin tumbuhnya kepedulian terhadap konservasi dan perlindungan kawasan Ciremai dari ancaman kebakaran. (bu)

0 Komentar