Tower Ambruk, Dua Pekerja Terluka Berusia Sekitar 20 Tahun

Tower
EVAKUASI KORBAN: Petugas dibantu warga mencoba mengevakuasi salah seorang pekerja ke RSD Gunung Jati. Foto Kanan: Polisi memasang sejumlah tanda berupa nomor untuk memulai identifikasi di lokasi kejadian. Foto: Cecep Nacepi-Istimewa/Radar Cirebon
0 Komentar

Setibanya di lokasi, Adi melihat tower depan kantor Kelurahan yang sudah ada bertahun-tahun roboh menimpa kantor kelurahan. Namun, untuk korbannya sudah dievakuasi oleh warga setempat ke RSD Gunung Jati Kota Cirebon. “Saya sampai sini, korban sudah dibawa ke RSD Gunung Jati. Katanya korbannya dua orang, saya belum melihat kondisinya seperti apa,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKBP Bimantoro Kurniawan melalui Kasi Humas AKP M. Aris Hermanto membenarkan kejadian itu. Pihaknya sudah menugaskan Unit Identifikasi ke lokasi dan memeriksa secara detail kronologi peristiwa tersebut dengan meminta keterangan para saksi yang ada di lokasi kejadian.

Hingga berita ini ditulis sore kemarin sekitar pukul 17.30 WIB, kantor Kelurahan Kesambi masih tampak ramai. Banyak pihak terkait yang datang ke lokasi kejadian, termasuk petugas PLN untuk memastikan kabel yang berserakan tidak membahayakan orang lain.

Baca Juga:Kajian LBM PWNU Jabar di Tengah Problem Sosial, Bedah Hukum Desil Bansos, Begal, Pajak, hingga BotoksModal Ngutang, Bunga Besar, Furqon Balas Pernyataan Wali Kota soal KPBU APJ

BERUSIA 20 TAHUN, DIBONGKAR KARENA TAK BERFUNGSITower yang roboh di Kelurahan Kesambi ini berusia sekitar 20 tahun. Tower ini ada saat Pemkot Cirebon melalui Diskominfo meluncurkan program e-tower tahun 2005-2006. Dipasang di semua kelurahan dan kecamatan, tower ini berfungsi untuk jalur komunikasi. Kini, fungsinya sudah berkurang seiring perkembangan teknologi digital.

Lurah Kesambi, Herry Purnomo SE membenarkan insiden ambruknya tower itu. Kedua pekerja, kata Herry, sedang melakukan proses pembongkaran tower yang sudah tidak berfungsi. Kata Herry, peristiwa itu terjadi antara pukul 13.00-14.00 WIB. “Baru hari ini mereka melakukan pencopotan tower,” katanya kepada Radar Cirebon.

Pembongkaran, sambung Herry, karena tower tersebut sudah tidak berfungsi sekaligus untuk menata ulang area agar lahan parkir menjadi lebih luas dan lega. Tak disangka, terjadi peristiwa tersebut. “Akibat insiden saat pembongkaran tersebut, kedua pekerja langsung dievakuasi dan saat ini berada di RS Gunung Jati untuk penanganan lebih lanjut,” pungkas Herry. (cep/abd)

0 Komentar