Tower Roboh, Aminudin Pergi Meninggalkan Istri dan Dua Anak, Keluarga Minta Pertanggung Jawaban

KORBAN TOWER ROBOH
KORBAN TOWER ROBOH: Jenazah Aminudin dimakamkan di TPU Desa Tuk, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Senin (14/9/2026). FOTO: ISTIMEWA
0 Komentar

Kata Kuswandi, awalnya tower nomor 2 yang melengkung dan menimpa ke kantor Kelurahan Kesambi. Setelah itu, tower nomor 5 melengkung dan kemudian jatuh ke halaman kantor kelurahani. “Korban posisinya ada di tower nomor 5. Awalnya tower nomor 2 yang melengkung dan jatuh ke kantor kelurahan, lalu melengkung lagi dan tower nomor 5 jatuh, termasuk korban,” ujarnya.

Kuswandi mengaku sangat panik saat itu. Ia langsung berteriak meminta pertolongan warga setempat dan mencari mobil untuk mengevakuasi korban agar segera mendapat pertolongan medis. “Pasti panik, saya panik sekali. Saya minta tolong warga dan cari mobil buat evakuasi ke rumah sakit,” katanya.

Lurah Kesambi, Herry Purnomo SE membenarkan insiden ambruknya tower itu. Kedua pekerja, kata Herry, sedang melakukan proses pembongkaran tower yang sudah tidak berfungsi. Kata Herry, peristiwa itu terjadi antara pukul 13.00-14.00 WIB.

Baca Juga:Pembiayaan KPBU APJ, Fraksi Nasdem Ingatkan Pemda Jaga Kesehatan Keuangan dan Cash Flow DaerahFK UGJ Menjemput Era Baru Pengobatan, Merawat Harapan; Buka Jalan Stem Cell di Cirebon

Pembongkaran, sambung Herry, karena tower tersebut sudah tidak berfungsi sekaligus untuk menata ulang area agar lahan parkir menjadi lebih luas dan lega. Tak disangka, terjadi peristiwa tersebut. “Akibat insiden saat pembongkaran tersebut, kedua pekerja langsung dievakuasi ke RS Gunung Jati untuk penanganan lebih lanjut,” kata Herry.

Sementara itu, tower yang terpasang ternyata tidak hanya di Kelurahan Kesambi, tetapi di seluruh SKPD. Tower dipasang sejak tahun 2004 hingga 2006 melalui progam e-Government yang saat itu menggunakan wireless. Seiring perkembangan zaman, menggunakan fiber optic sehingga tower-tower itu sudah tidak berfungsi lagi.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon Tubagus Muhammad Maulana Yusuf SKom mengatakan bahwa saat ini seluruh jaringan di lingkungan pemerintah kota telah beralih menggunakan fiber optic. Akibatnya, tower-tower yang sebelumnya digunakan untuk jaringan intranet sejak tahun 2004 sebagian besar sudah tidak lagi difungsikan untuk perangkat wireless.

Kendati demikian, kata pria yang akra disapa Maul, terdapat beberapa tower yang masih dipertahankan secara terbatas. Antara lain digunakan sebagai perangkat cadangan atau backup dan digunakan untuk menumpang pemasangan antena HT atau radio komunikasi seperti tower yang berada di area Dinas Perhubungan.

0 Komentar