Akhir Pekan Ini Ada Haul Agung Sunan Gunung Jati, Milik Semua, oleh Semua, untuk Kemaslahatan Umat 

Ketua Tim Perumus Penyelenggaraan Haul Akbar Kanjeng Sinuhun Sunan Gunung Jati
SIAPKAN HAUL AGUNG: KH Abdul Hayyi, Ketua Tim Perumus Penyelenggaraan Haul Akbar Kanjeng Sinuhun Sunan Gunung Jati, Syekh Syarif Hidayatullah. FOTO: ISTIMEWA
0 Komentar

Dalam pandangannya, salah satu warisan penting Sunan Gunung Jati yang perlu direaktualisasikan adalah kemampuan beliau dalam membangun kehidupan masyarakat sekaligus menjalankan peran politik pada zamannya. Karena itu, Haul Agung diharapkan menjadi ruang bersama untuk membangun kehidupan umat yang lebih baik. “Milik kita semua, oleh kita semua, dari kita semua. Dan hanya ada satu Haul Agung Syekh Syarif Hidayatullah,” terangnya.

Dari gagasan tersebut, lanjut Kiai Hayyi, menjadi pijakan untuk program jangka panjang. Tim perumus akan mendorong dan menginisiasi para pemangku kebijakan agar lahir regulasi yang menjadi payung penyelenggaraan Haul Agung. “Regulasi itu dapat berupa perda di tingkat kabupaten maupun kota, serta perbup dan perwali,” ucapnya.

Substansinya, diharapkan memiliki semangat yang sama, meskipun bentuk kebijakannya perbup dan perwali nya berbeda. Menyesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah. “Marwahnya sama tapi kebijakan perbup-perwalinya berbeda. Samanya adalah dari komponen sembilan tadi. Salah satu poin penting yang ingin dibangun adalah kesepahaman bahwa Haul Agung Sunan Gunung Jati hanya satu,” tegasnya.

Baca Juga:BPJS Aktif Baru 65 Persen, Soroti Pembiayaan, DPRD Buka Opsi Penerapan Subsidi SilangDana Desa Kabupaten Cirebon Dipangkas, Penyerapan Ikut Lambat

Menurutnya, hal itu perlu dirumuskan berdasarkan fakta sejarah, manuskrip, dan berbagai referensi yang dapat dipertanggungjawabkan. “Pesantren, lembaga keraton maupun lembaga lainnya silakan menggelar haul. Tetapi Haul Agung hanya satu, sesuai regulasi,” katanya.

Dalam penyelenggaraannya, tim perumus juga akan menggandeng pemerintah daerah, termasuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Intinya, ada sejumlah tujuan besar yang hendak dicapai melalui Haul Agung Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati.

Pertama, menyatukan pemahaman tentang Haul Agung secara permanen.

Kedua, mendorong pembinaan kehidupan keberagamaan di wilayah Karesidenan Cirebon atau Ciayumajakuning dengan mengedepankan ukhuwah basyariyah, ukhuwah insaniyah, dan ukhuwah wathaniyah.

Ketiga, membangun ukhuwah bathiniyah atau ikatan batin bersama untuk menjaga dan menjaga titisan Syekh Syarif Hidayatullah. Keempat, mendongkrak perekonomian untuk menciptakan kesejahteraan dan keadilan. “Haul Agung diharapkan tidak hanya menghadirkan aktivitas keagamaan, tetapi juga membuka ruang ekonomi bagi masyarakat. Perdagangan, jasa, UMKM, dan berbagai sektor ekonomi lainnya diharapkan ikut bergerak sebagai kekuatan ekonomi,” paparnya.

0 Komentar