Lunas PBB Dapat Hadiah Umrah, Pemkab Siapkan 44 Kuota untuk Pemerintah Desa

penghargaan membayar PBB
APRESIASI: Bupati Cirebon Drs H Imron MAg bersama dengan Sekda H Hendra Nirmala SSos MSi menyerahkan penghargaan kepada kuwu yang lunas membayar PBB. FOTO: DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon memberikan apresiasi kepada pemerintah desa yang dinilai berhasil memenuhi kewajiban pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Sebanyak 44 kuota umrah disiapkan sebagai hadiah apresiasi bagi pemerintah desa yang memenuhi kriteria dalam program pelunasan PBB tahun 2024 dan 2025.

Pengundian kuota umrah tersebut dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon.

Baca Juga:Lunas PBB Dapat Hadiah Umrah, Bapenda Cirebon Siapkan 44 Kuota untuk Desa Terima Audiensi, Kajari Buka Ruang Pengawasan Publik 

Kuota diberikan melalui mekanisme undian dengan sejumlah kategori penilaian, termasuk desa yang tercepat dan terbesar dalam pelunasan PBB.

Bupati Cirebon Drs H Imron MAg mengatakan, pemberian apresiasi tersebut merupakan bentuk penghargaan kepada kepala desa yang mampu memenuhi kewajiban pembayaran PBB.

“Hari ini kami mengadakan pemberian hadiah apresiasi terhadap kepala desa yang telah lunas bayar, yang tercepat dan terbesar, yang diadakan oleh Bapenda ini,” ujar Imron.

Imron juga meminta pemerintah desa yang belum menyelesaikan pelunasan PBB agar segera menuntaskan kewajibannya.

Menurutnya, pajak menjadi salah satu sumber penting dalam mendukung pembangunan daerah.

Ditegaskannya, penerimaan pajak yang berasal dari masyarakat pada akhirnya akan dikembalikan dalam bentuk pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Pajak ini dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Jadi kami mengimbau kepada kuwu-kuwu yang masih belum lunas, cepat dilunasi agar pembangunan Kabupaten Cirebon cepat,” tegasnya.

Baca Juga:Terima Audiensi, Kajari Buka Ruang Pengawasan Publik Jalan Penghubung Dua Kecamatan Dibeton

Imron berharap, program apresiasi tersebut dapat mendorong pemerintah desa meningkatkan kepatuhan dalam membayar PBB.

Namun, desa yang telah lunas belum tentu mendapatkan hadiah karena penerima kuota umrah tetap ditentukan melalui pengundian. “Tidak semua yang lunas nanti dapat. Nanti diundi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Cirebon Drs Erus Rusmana MSi menjelaskan, total terdapat 44 kuota umrah yang diundi dalam program apresiasi tersebut.

Kuota itu dibagi untuk pemerintah desa yang memenuhi kriteria pelunasan PBB pada dua tahun anggaran, yakni 2024 dan 2025.

“Alhamdulillah pada hari ini telah dilaksanakan apresiasi penghargaan berupa undian umrah bagi pemerintah desa yang lunas PBB dua tahun, 2024 dan 2025, dengan beberapa kategori,” kata Erus.

Dari total 44 kuota, sebanyak 22 kuota untuk kategori tahun 2024 dan 22 kuota untuk kategori tahun 2025.

0 Komentar