Mahasiswa KKM UMC 2026 Hadirkan Hidroponik Berbasis Panel Surya di Desa Cikondang

Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 18 Desa Cikondang 2026
Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 18 Desa Cikondang 2026 menghadirkan sebuah inovasi berupa sistem hidroponik berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pertanian merupakan salah satu mata pencaharian yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Desa Cikondang Kecamatan Hantara Kabupaten Kuningan. Potensi tersebut mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 18 Desa Cikondang 2026 untuk menghadirkan sebuah inovasi melalui program Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa sistem hidroponik berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Program ini menjadi salah satu gagasan mahasiswa KKM Kelompok 18 dalam menghadirkan alternatif budidaya tanaman yang dapat diterapkan pada lahan terbatas. Sistem hidroponik dipilih karena memungkinkan masyarakat melakukan kegiatan bercocok tanam dengan memanfaatkan ruang yang relatif terbatas, sekaligus memberikan alternatif metode budidaya yang dapat dikembangkan di lingkungan rumah maupun masyarakat.

Yang menjadi pembeda dalam program ini adalah integrasi antara sistem hidroponik dengan panel surya. Energi matahari dimanfaatkan melalui panel surya untuk menghasilkan energi listrik yang kemudian digunakan untuk mendukung pengoperasian sistem hidroponik, khususnya dalam menjalankan pompa sirkulasi air.

Baca Juga:Bupati Indramayu Larang Truk Lewat Jembatan di Desa JatimulyaAnggota Polisi Tertibkan Jukir Liar di Depan SPBU Patrol

Melalui perpaduan antara teknologi pertanian dan energi terbarukan tersebut, mahasiswa KKM Kelompok 18 tidak hanya berupaya memperkenalkan metode budidaya tanaman, tetapi juga memberikan gambaran mengenai bagaimana sumber energi matahari dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan produktif masyarakat.

“Melalui perpaduan antara teknologi pertanian dan energi terbarukan, program ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat Desa Cikondang mengenai pemanfaatan teknologi dalam bidang pertanian. Selain itu, kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa energi matahari juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan yang produktif dan dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Rofiq, Ketua KKM Kelompok 18.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM Kelompok 18 terlibat dalam proses persiapan hingga penerapan sistem hidroponik. Kegiatan tersebut meliputi persiapan alat dan bahan, perakitan instalasi hidroponik, pemasangan komponen pendukung, integrasi panel surya, hingga pengujian sistem agar dapat berfungsi sesuai dengan rancangan.

Tidak berhenti pada proses pembuatan alat, mahasiswa juga memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai cara kerja sistem hidroponik, mulai dari proses penanaman, sirkulasi air, pemberian nutrisi, hingga pemeliharaan tanaman. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima hasil program, tetapi juga memiliki pemahaman yang cukup untuk mengoperasikan dan mengembangkan teknologi tersebut secara mandiri.

0 Komentar