Lebih jauh Ustad Madun menyebut almarhum adalah sosok bapak teladan bagi masyarakat dan dan bagi seluruh santri maupun pengurus Pondok Pesantren Darul Ulum Addiniyah. Karena setelah pensiun hanya mau beraktivitas yang berorientasi agama (akhirat, red) sebagai bekal untuk kehidupan setelah wafat. Dan aktivitas tersebut tidak bersinggungan dengan materi dunia atau uang.
“Sehingga pada pribadi beliau, kami melihat ada ada figur kesahajaan dalam menjalani kehidupan. Selain itu, kami melihat almarhum adalah sosok yang sangat ramah. Tidak pernah pandang bulu dalam berteman di tengah masyarakat, mulai dari kalangan kiai, pejabat, santri maupun rakyat biasa. Beliau sangat akrab,” tambahnya..
Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, H Ahmad Zaenal Abidin Rusyamsi atau akrab disapa Pak Joni tutup usia pada umur 65 tahun pada Rabu (2/9) sekitar pukul 17. 15 WIB setelah jatuh sakit dan mendapatkan perawatan selama beberapa hari di RS Mitra Plumbon.
Almarhum lahir di Cirebon pada 29 Agustus 1955, merupakan salah satu putra daerah asli yang sudah berkarir sejak tahun 1980 sebagai ASN. Almarhum meninggalkan tiga orang anak yakni M Bayu DR ST, M Teezar DR ST serta Miranti KR dan seorang istri, Sri Indah Setiawati.
Jabatan terakhir Pak Joni sebagai ASN adalah sebagai Sekda pada periode 2010 sampai dengan 2013. Sebelumnya pernah menduduki beberapa jabatan di antaranya sabagai Kepala BKD, Kadisdik, Camat Weru dan Camat Sumber.
Kabag Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan SSTP MSi kepada Radar mengatakan Pemkab Cirebon mengucapkan duka mendalam atas meninggalnya Pak Joni. Ia berharap teladan yang sudah dicontohkan oleh Pak Joni selama ini bisa ditiru dan diikuti oleh para ASN untuk membangun Kabupaten Cirebon.
“Kami tentu sangat kehilangan, beliau orang yang baik. Selama berkarir di Pemkab Cirebon banyak yang sudah dilakukan oleh Pak Joni,” ujar Nanan.
Almarhum sebelumnya menempuh pendidikan di SDN II Jungjang, SMPN I Ciwaringin, SMAN I Palimanan dan ketika lulus masuk APDN atau yang sekarang berganti nama menjadi IPDN. (andri wiguna)
Sosok Tegas dan Penuh Teladan
