De Mujabie, Grup Band Cilik SD Plus Muhammadiyah Jatibarang Siap Meramaikan Dunia Musik Indramayu

SD Plus Muhammadiyah Jatibarang
BERLATIH: Kepala SD Plus Muhammadiyah Jatibarang, Yusron Arieady, bersama Pembina Ekstrakurikuler Musik Bayu Banny Amien mendampingi De Mujabie Band saat menjalani latihan, Rabu (20/5). Foto: Anang Syahroni/Radar Indramayu
0 Komentar

INDRAMAYU – Talenta luar biasa ditunjukkan para siswa SD Plus Muhammadiyah Jatibarang, Indramayu. Sekolah tersebut bahkan memiliki grup band anak-anak yang kemungkinan menjadi satu-satunya di Kabupaten Indramayu dengan seluruh personelnya masih SD.

Grup band bernama “De Mujabie”, beranggotakan enam siswa berusia 8 hingga 9 tahun yang masih kelas 2 dan 3 SD. Personelnya terdiri dari Rashya (kelas 3) sebagai pemain bass. Saka (kelas 3) sebagai drummer, Shanum (kelas 2) pemain keyboard, Najwa (kelas 2) pemain gitar, Hafizah (kelas 2) pemain gitar, serta Zahra (kelas 2) yang bertindak sebagai vokalis.

Meski masih berusia anak-anak, kemampuan mereka memainkan alat musik sudah cukup baik. Mereka juga tampil percaya diri saat menghibur masyarakat dalam acara Pawidya SMK Muhammadiyah Jatibarang beberapa waktu lalu.

Baca Juga:DPRD Setujui Peralihan Status RSUD MA Sentot Patrol ke Pemprov JabarDiduga Akibat Puntung Rokok, Gudang Kardus di Tortoran Indramayu Terbakar

Kepala SD Plus Muhammadiyah Jatibarang, Yusron Arieady menjelaskan, awalnya, sekolah hanya memiliki fasilitas studio dan perlengkapan musik sederhana. Dari situ, pihak sekolah kemudian menawarkan program ekstrakurikuler musik kepada para wali murid.

“Awalnya, kami memiliki studio dan alat musik meski jumlahnya masih terbatas. Kemudian kami menawarkan program ekstrakurikuler musik kepada para orang tua siswa, dan alhamdulillah responsnya sangat baik,” ujar Yusron saat memantau latihan De Mujabie Band, Rabu (20/5).

De Mujabie berasal dari gabungan beberapa kata, yakni De dari SD, Mu dari Muhammadiyah, Ja dari Jatibarang, dan Bie yang berarti sayang. Jika digabungkan, nama tersebut memiliki makna SD Muhammadiyah Jatibarang Sayang.

Ia mengaku tidak menyangka program ekstrakurikuler musik yang baru berjalan sekitar tiga bulan mampu membentuk karakter siswa sekaligus menggali bakat seni bermusik mereka. “Mereka sering tampil dalam kegiatan coffee morning yang kami adakan, yakni sarapan pagi bersama disertai penampilan program ekstrakurikuler di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Jatibarang mulai dari SD, SMP hingga SMK,” jelas Yusron.

Yusron berharap, ke depan, De Mujabie Band bisa mengikuti festival musik tingkat kecamatan maupun kabupaten/kota. Ia juga menegaskan komitmen sekolah untuk terus meningkatkan prestasi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Kami berharap, mereka nantinya bisa mengikuti festival musik tingkat kecamatan maupun kabupaten/kota. Sekolah juga berkomitmen terus mendukung prestasi siswa, baik akademik maupun nonakademik. Alhamdulillah salah satu siswa kami, Kafin Attar Al Mubarok, akan mengikuti final nasional ajang Jenius Science Olympiad (JSO) di Yogyakarta pada 28 Juni 2026,” tambahnya.

0 Komentar