Mengenang Para Pahlawan dari Cirebon

kapten-samadikun
Penggunaan nama Kapten Samadikun untuk nama jalan di Kota Cirebon, sebagai apresiasi kepada perjuangannya dalam mempertahankan kemerdekaan RI. Foto: Okri Riyana/Radar Cirebon
0 Komentar

Lettu Samadikun gugur, kemudian diberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat menjadi Kapten Samadikun. Jasadnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kesenden, bersama sejumlah awak armada lainya yang gugur.
Jika melihat versi cerita heroik perjuangan Kapten Samadikun tersebut, maka kisahnya sudah cukup kriteria untuk dikategorikan sebagai Pahlawan Nasional. Namun, untuk mengusulkanya sebagai Pahlawan Nasional, memang perlu dilakukan proses yang cukup panjang.
Dimulai dengan pembentukan TP2GD adalah tim yang dibentuk dan ditetapkan oleh gubernur atau bupati/walikota sesuai dengan kewenangannya. TP2GD bersifat independen yang beranggotakan paling banyak 13 (Tiga belas) orang yang terdiri dari praktisi, akademisi, pakar, sejarawan dan instansi terkait.
Kemudian, proses pengusulan tersebut disampaikan kepada Kemensos, dengan syarat-syarat dan prosedur yang telah diatur dalam  dilakukan berdasarkan mekanisme yang telah tertuang dalam PP Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, dan Permensos Nomor 15 tahun 2012, tentang pengusulan gelar Pahlawan Nasional.
Walikota Cirebon Drs H Nashrudin Azis SH mengatakan jika pengusulan salah satu tokoh atua pejuang asal Cirebon untuk diberikan tanda jasa sebagai Pahlawan Nasional, memang sudah ada rencana ke arah sana.
Dia mengakui di Cirebon banyak tokoh pejuang yang gugur di medan pertempuran, dan namanya sudah diabadikan menjadi nama-nama jalan, seperti Jalan Kapten Samadikun, Kapten Damsur, dan lain sebagainya.
Hal ini juga merupakan bentuk pengakuan dan penghargaan pemerintah dan masyarakat Kota Cirebon dalam mengenang jasa-jasa pejuang yang gugur tersebut. “Tapi, untuk mengarah ke tujuan tersebut (pengusulan pahlawan nasional), rangkaian prosesnya memang cukup panjang, akan diusahakan secara bertahap,” ujarnya. (azs)

Laman:

1 2
0 Komentar