KUNINGAN – Di tengah gencarnya aksi gotong royong pembersihan eceng gondok oleh Pemkab Kuningan dan relawan di Waduk Darma, Sabtu (13/6/2026), muncul pengakuan menarik dari salahsatu stake holder pengambil manfaat, yaitu jajaran manajemen PAM Tirta Kamuning.
Sejumlah keluhan diungkapkan manajemen PAM, yang ternyata selama ini tidak tinggal diam menghadapi masalah lingkungan ini. Bahkan pembengkakan populasi eceng gondok juga terjadi lokasi pipa intake penyedot air baku, sepanjang 500 meter dari tepi waduk menuju area tangkapan.
Di balik persoalan tanaman air yang terus menutupi permukaan waduk, ternyata PAM Tirta Kamuning telah melakukan berbagai upaya penanganan yang selama ini kurang diketahui publik.
Baca Juga:Masalah Eceng Gondok, Bupati Beri Peringatan Keras Kepada Pebisnis di Waduk Darma55 Siswa SDN 1 Dompyong Wetan Dilepas, Pesan Guru: Lanjutkan Perjuangan dan Raih Cita-Cita
Kepala Divisi Produksi PAM Tirta Kamuning, Nunu Nugraha, didampingi Kepala Divisi Transmisi dan Distribusi, Mumuh Mauludin, mengungkapkan, pihaknya sudah beberapa kali terlibat langsung dalam pembersihan eceng gondok, bahkan mengeluarkan biaya dan tenaga sendiri.
Namun, hasilnya dinilai tidak bertahan lama karena kurangnya keterlibatan stake holder lainnya, penerima manfaat dari waduk seluas 200 ha ini.seluruh desa penyangga waduk.
Menurut Nunu, PAM Tirta Kamuning bersama BUMDes Jagara pernah menjalankan program pembersihan eceng gondok dengan dukungan anggaran dan personel.
Akan tetapi setelah area dibersihkan, tanaman tersebut kembali memenuhi perairan dalam waktu singkat akibat terbawa angin dari wilayah lain yang belum ditangani.
“Kami sudah berusaha maksimal. Bahkan pernah bekerja sama dengan BUMDes Jagara, support biaya dan tenaga. Tapi kalau tidak ada peran serta desa-desa lain yang beririsan dengan Waduk Darma, satu hari dibersihkan juga sudah penuh lagi,” ujarnya.
Pernyataan itu mengindikasikan persoalan eceng gondok bukan semata masalah teknis pembersihan, melainkan juga persoalan koordinasi lintas wilayah. Nunu bahkan mengaku pihaknya saat ini segan untuk mengajukan anggaran berulang kali dalam kegiatan serupa. Karena hasilnya tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.
“Saya juga sudah malu terus mengajukan biayanya pembersihan ke perusahaan. Tetapi masalahnya kalau bergerak sendiri tidak akan selesai-selesai,” katanya.
Baca Juga:KTH Paguyuban Silihwangi Majakuning Bersihkan Eceng Gondok Waduk Darma384 Calon Siswa Lolos SPMB SMAN 1 Majalengka
Menariknya, meski eceng gondok terus berkembang, PAM Tirta Kamuning memastikan kondisi tersebut belum berdampak langsung terhadap produksi maupun kualitas air bersih yang disalurkan kepada pelanggan.
