Relokasi Pedagang Eks Sukalila, Koperasi Grage Sukses Mandiri Ajukan Pemanfaatan ke PT Pelindo Cirebon

Relokasi Pedagang Eks Sukalila
Relokasi Pedagang Eks Sukalila, Koperasi Grage Sukses Mandiri Ajukan Pemanfaatan ke PT Pelindo Cirebon. Foto: detikcom_radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Upaya relokasi pedagang eks kawasan Sungai Sukalila terus menunjukkan perkembangan.

Koperasi Grage Sukses Mandiri menjadi salah satu pihak yang aktif mengajukan solusi dengan menggandeng Pelindo Regional 2 Cirebon untuk pemanfaatan lahan sebagai lokasi baru bagi para pedagang.

Manager Komersial dan Kepatuhan Bisnis Pelindo Regional 2 Cirebon, Bombom Cepi Nugraha, menjelaskan bahwa pengajuan tersebut sebenarnya sudah dilakukan sejak November 2025.

Baca Juga:Jalan Sehat HUT Ke-544 Cirebon, Jigus Sebut Olahraga Jalan Kaki Sudah CukupIPB Cirebon Bekali Mahasiswa Tembus ke Jepang lewat Get Ready for Japan 2026

Namun, prosesnya sempat mengalami penundaan karena beberapa faktor, seperti libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta bulan Ramadhan.

“Untuk Koperasi Grage Sukses Mandiri itu sudah lama mengajukan surat ke kami, di November 2025. Namun karena ada libur Nataru dan juga Ramadhan, baru di pertengahan Mei ini teman-teman dari koperasi datang kembali untuk menindaklanjuti surat tersebut,” jelasnya dalam wawancara pada Jumat, 24 April 2026.

Lahan itu direncanakan untuk dikembangkan menjadi pusat kerajinan tangan atau handicraft. Konsep ini tidak hanya berfokus pada kegiatan ekonomi, tetapi juga menjadi solusi bagi para pedagang yang terdampak penataan Sungai Sukalila.

Ketua Koperasi Grage Sukses Mandiri, Prabu Diaz, disebutkan ingin menghadirkan ruang usaha yang dapat menampung pedagang figura serta pelaku usaha lainnya yang sebelumnya beraktivitas di kawasan Sukalila.

Ia menegaskan bahwa secara aturan, Pelindo membuka peluang kerja sama tersebut selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pemanfaatan lahan harus mengacu pada Peraturan Direksi (Perdir) serta Rencana Induk Pengembangan Pelabuhan (RIPP).

Di lokasi tersebut, lanjutnya, saat ini sudah terdapat beberapa aktivitas usaha seperti ruko dan tempat pencucian mobil.

Baca Juga:Cerita Nelayan Jaring di Pesisir Kota Cirebon, Terjepit di Kondisi Transisi MusimSahkan Hasil Pembahasan LKPJ Bupati Cirebon 2025, Pendapatan Belum Sesuai Target

Hal ini menunjukkan bahwa kawasan tersebut memang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut melalui kerja sama dengan pihak koperasi.

Meski demikian, kerja sama ini masih berada pada tahap awal, pihak Pelindo dan Koperasi Grage Sukses Mandiri masih perlu melakukan pertemuan lanjutan untuk membahas secara detail isi kesepakatan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU).

Bombom juga menjelaskan bahwa Pelindo dalam hal ini berperan sebagai pemilik aset yang menyewakan lahan melalui skema Hak Pengelolaan Lahan (HPL).

0 Komentar