Hubungkan Teori dengan Praktik Nyata, PGSD IPB Cirebon Helat Program Praktisi Mengajar

Institut Prima Bangsa Cirebon
UPGRADE SKILL: Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Institut Prima Bangsa (IPB) Cirebon menggelar kegiatan Praktisi Mengajar, kemarin. FOTO: KHOIRUL ANWARUDIN/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Institut Prima Bangsa (IPB) Cirebon melaksanakan kegiatan Praktisi Mengajar, kemarin.

Kaprodi PGSD IPB Cirebon Ratri Nuryani Qudwatullathifah MPd mengatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh 74 mahasiswa semester 6 yang tengah menempuh mata kuliah micro teaching.

Pada kegiatan tersebut, kata Ratri, Prodi PGSD menghadirkan Sinta Rengganis SSi MM dari PGRI Kabupaten Cirebon yang juga merupakan pengurus Divisi SLCC (Smart Learning and Character Center) sebagai praktisi.

Baca Juga:Aseehra Batik-Trusmi Gelar Lomba Parodi Orkestra Barang BekasKomunitas Moge dan Gus Iqdam Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati

Menurut Ratri, kegiatan ini bertujuan untuk membekali para mahasiswa yang juga merupakan calon guru, untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan mengajar yang dapat langsung diimplementasikan di sekolah.

“Mahasiswa belajar langsung dari praktisi melalui micro teaching untuk meng-upgrade skill mengajar mereka, sehingga memiliki kesiapan saat terjun ke sekolah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, lanjut Ratri, mahasiswa didorong untuk menghubungkan teori yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan.

“Program ini menjadi salah satu upaya untuk menjembatani antara teori yang didapat di perkuliahan dengan praktik di sekolah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ratri menambahkan, program studi PGSD terus berkomitmen menyediakan fasilitas dan sarana pengembangan diri bagi mahasiswa agar mampu mengikuti perkembangan pembelajaran di era modern.

“Harapannya, mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh saat menjalani PLP (Pengenalan Lapangan Persekolahan ) di semester 7 mendatang,” tambahnya.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari mahasiswa. Peserta terlihat antusias dan aktif selama kegiatan berlangsung serta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan.

Baca Juga:Prabowo Soroti Kecelakaan Kereta, Penanganan Dimaksimalkan, Prioritas Perbaikan 1.800 PerlintasanJumlah korban dalam kecelakaan kereta api Argo Bromo 15 Tewas dan 84 Luka

“Mahasiswa sangat antusias dan berharap kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan untuk meningkatkan motivasi dan kesiapan mereka sebagai calon guru,” pungkasnya. (awr/opl)

0 Komentar