Overheat, Genset Milik Salah Satu PT di Kawasan Industri Losarang Terbakar

Damkar Kabupaten Indramayu
PADAMKAN API: Petugas Damkar Kabupaten Indramayu berupaya memadamkan api yang berasal dari genset pada salah satu perusahaan di kawasan industri Losarang, Senin (27/4) malam. Foto: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

INDRAMAYU – Diduga akibat penggunaan dalam waktu lama hingga mengalami panas berlebih (overheat), generator set (genset) milik salah satu perusahaan di kawasan industri Losarang, Kecamatan Losarang, terbakar pada Senin (27/4), sekitar pukul 21.40.

Untuk mengatasi kobaran api, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu mengerahkan dua unit mobil pemadam dari Pos Mako Damkar Indramayu dan Pos Unit Jatibarang.

Kepala Bidang (Kabid) Damkar pada Satpol PP dan Damkar Indramayu, Jajat Wibisono menjelaskan, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada genset yang mengalami panas berlebih saat digunakan. Akibat kejadian tersebut, sebanyak empat unit genset dilaporkan terbakar.

Baca Juga:Arsenal Merana! Jelang Lawan Atletico Madrid, Pemain Penting Cedera ParahHasil Duel AC Milan vs Juventus, Cukup Adil Ternyata!

Jajat menuturkan, pihaknya menerima laporan dari karyawan perusahaan sekitar pukul 21.40 mengenai kebakaran di area operasional akibat mesin genset yang terlalu panas hingga memicu korsleting.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Damkar dari Pos Mako Indramayu segera berkoordinasi dengan Pos Unit Damkar Jatibarang untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian.

“Sekitar pukul 21.45, kami langsung berangkat. Perjalanan menuju Kecamatan Losarang cukup jauh dengan waktu tempuh kurang lebih 30 menit. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 22.15 dan langsung melakukan pemadaman,” ujarnya.

Dalam proses pemadaman, Damkar Indramayu mengerahkan dua unit mobil pemadam. Api berhasil dikendalikan sekitar satu jam kemudian. Dilanjutkan dengan proses pendinginan di titik sumber api untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Jajat menambahkan, insiden tersebut mengakibatkan empat unit genset, panel listrik, serta mesin pompa mengalami kerusakan akibat terbakar.

“Kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp800 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak TNI, Polri, serta perusahaan yang turut membantu proses pemadaman,” pungkasnya. (oni)

0 Komentar