Lagi, Mahasiswa Tanyakan Kejelasan Penanganan Dugaan Skandal Cinta HSG

Mahasiswa Tanyakan Kejelasan Penanganan Dugaan Skandal Cinta HSG
MINTA KEJELASAN: Mahasiswa mendatangi DPRD Kota Cirebon, kemarin (4/5/2026). Mereka meminta kejelasan penanganan dugaan skandal cinta yang menyeret nama Wakil Ketua DPRD Harry Saputra Gani (HSG).  Foto: Cecep Nacepi/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Mahasiswa kembali mendatangi DPRD Kota Cirebon. Kali ini puluhan orang dari Asosiasi Mahasiswa Peduli Demokrasi. Mereka menggeruduk Gedung DPRD di Jl Siliwangi, Kota Cirebon, Senin (4/5/2026). Mereka meminta kejelasan penanganan kasus dugaan skandal cinta Wakil Ketua DPRD Harry Saputra Gani (HSG) dengan istri Kuwu Kedungjaya.

Pantauan Radar Cirebon, mahasiswa ditemui langsung oleh Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio serta beberapa anggota DPRD lainnya. Mahasiswa pun diajak berdiskusi di ruang rapat Griya Sawala. Mahasiswa pun diminta menyampaikan aspirasi mereka dan didengar langsung para wakil rakyat.

Salah satu perwakilan mahasiswa, Ahmad, mengatakan saat ini ada kegelisahan di tengah-tengah masyarakat atas adanya kasus ini. Ia pun menanyakan kebenaran dari kasus tersebut. Ahmad pun menegaskan bahwa mahasiswa hadir sebagai kontrol untuk kebenaran dari kasus tersebut.

Baca Juga:Pelaksanaan Haji Terkendali, Bus Sholawat Siap Layani Jamaah 24 Jam di MakkahKeluarga Minta Pelaku Dihukum Mati, Yakin Ririn dan Priyo Pelaku Pembunuhan di Paoman

“Kami mahasiswa melihat bahwa seseorang harus dinilai dari sikapnya, baik sebagai bagian dari DPRD maupun pribadi. Ketika seseorang tidak bisa menjaga marwah dirinya sendiri, maka instansi tempatnya bernaung pun akan ikut tercoreng,” tegas Ahmad pada audiensi tersebut.

Ahmad menilai, dengan adanya peristiwa ini, maka tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif merosot. Menurutnya, dugaan tindakan asusila yang dilakukan oknum anggota dewan di tingkat pimpinan merupakan pelanggaran berat. “Jika ini benar terjadi, masyarakat biasa saja sudah mendapat hukuman sosial yang berat. Apalagi ini dilakukan oleh wakil rakyat,” imbuhnya.

Sementara itu, setelah mendengar aspirasi dari mahasiswa, Ketua DPRD Andrie Sulistio menjelaskan bahwa pihaknya juga sudah memproses laporan kasus ini secara cepat. Kata Andrie, surat tugas untuk Badan Kehormatan (BK) DPRD sudah ada dan mulai Selasa hari ini (5/5/2026) proses pemeriksaan sudah berjalan oleh BK.

Pihak pertama yang diperiksa adalah pengadu, dalam hal ini Kuwu Kedungjaya. Kemudian, Rabu (6/5/2026), BK akan memeriksa terlapor, yakni HSG dan istri Kuwu Kedungjaya.

Sementara terkait dengan pertanyaan kebenaran dari kasus tersebut, Andrie meminta kepada mahasiswa agar memberikan waktu kepada BK untuk bekerja mendalami kebenarannya. “Persoalan ini masih diduga. Biarkan BK bekerja memdalami, jangan sampai saya mendahului BK,” katanya.

0 Komentar