PSG Ukir Rekor Baru di Liga Champions, Luis Enrique Puji Mentalitas Tim

Liga Champions
DUEL KUAT: Pertandingan Bayern Muenchen melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada leg kedua semifinal Liga Champions musim 2025/2026 di Allians Arena, kemarin dini hari WIB. PSG sukses melaju ke final dan akan menghadapi Arsenal FC. Foto: Dok. FC Bayern
0 Komentar

Pelatih Bayern Vincent Kompany juga meledak-ledak usai timnya tersingkir. Menurut dia, sejumlah keputusan wasit dinilai tidak masuk akal. Termasuk adanya handball dari salah satu pemain PSG di kotak penalti.

“Pertandingan besar dengan keputusan aneh. Kami semua heran. Bahkan seisi stadion, semua Teheran-heran dengan keputusan wasit yang memimpin,” ungkap Kompany, menyindir kepemimpinan wasit Joao Pinheiro asal Portugal.

Keberhasilan PSG mencapai final musim ini sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola Prancis. Mereka menjadi klub Prancis pertama yang mampu tampil di final Liga Champions dalam dua musim berturut-turut.

Baca Juga:Bupati Lucky Hakim Lantik Ahmad Syadali sebagai Pj Sekda IndramayuPangkalan TNI AL Dukung Program Kedelai, Koperasi BBS Dorong Ketahanan Pangan Bersama Petani Sukamulya

Tak hanya itu, PSG juga menyamai pencapaian Real Madrid CF pada musim 2017/2018 dan Manchester United FC pada musim 2008/2009 yang berhasil kembali ke final Liga Champions dengan status juara bertahan. (mid)

0 Komentar