PSG Ukir Rekor Baru di Liga Champions, Luis Enrique Puji Mentalitas Tim

Liga Champions
DUEL KUAT: Pertandingan Bayern Muenchen melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada leg kedua semifinal Liga Champions musim 2025/2026 di Allians Arena, kemarin dini hari WIB. PSG sukses melaju ke final dan akan menghadapi Arsenal FC. Foto: Dok. FC Bayern
0 Komentar

MUENCHEN – Paris Saint-Germain (PGS) memastikan langkah ke final Liga Champions UEFA musim 2025/2026 setelah menyingkirkan Bayern Muenchen pada semifinal leg kedua. Pertandingan yang berlangsung ketat itu berakhir imbang 1-1, namun PSG berhak lolos karena unggul agregat 6-5.

PSG langsung tampil agresif sejak awal laga. Ousmane Dembele sukses membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan tiga menit dan membuat tekanan besar menghampiri tuan rumah.

Bayern kemudian berusaha mengejar ketertinggalan sepanjang pertandingan. Namun, gol balasan dari Harry Kane baru tercipta di menit-menit akhir, ketika peluang membalikkan keadaan sudah semakin tipis.

Baca Juga:Bupati Lucky Hakim Lantik Ahmad Syadali sebagai Pj Sekda IndramayuPangkalan TNI AL Dukung Program Kedelai, Koperasi BBS Dorong Ketahanan Pangan Bersama Petani Sukamulya

Usai pertandingan, pelatih PSG, Luis Enrique mengaku lega timnya mampu mencapai final Liga Champions untuk dua musim secara beruntun. Menurutnya, keberhasilan itu tidak hanya ditentukan faktor taktik, tetapi juga kematangan mental para pemain.

“Kami menghadapi salah satu tim terbaik dunia di kandangnya sendiri. Tim menunjukkan kedewasaan dan karakter yang sangat baik. Dalam pertandingan sulit seperti ini pasti ada tekanan, tetapi kami tetap mampu mengendalikan permainan dan bertahan dengan solid,” ujar Enrique, dikutip dari laman resmi PSG.

Secara statistik, Bayern memang tampil lebih dominan. Data UEFA menunjukkan, wakil Jerman tersebut menguasai bola hingga 62 persen, sementara PSG hanya mencatatkan 38 persen penguasaan bola.

Meski kalah dalam dominasi permainan, PSG tampil lebih efektif saat menyerang. Tim berjuluk Le Parissien itu menciptakan 15 percobaan dengan tujuh tembakan tepat sasaran. Sementara itu, Bayern mencatatkan total 18 tembakan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang. Ketatnya duel membuat hasil imbang dianggap cukup mencerminkan jalannya pertandingan.

Luis Enrique kini mulai menikmati keberhasilan timnya bersama para pemain dan suporter PSG. Namun, mantan pelatih FC Barcelona itu menegaskan perjalanan mereka belum selesai.

“Kami harus tetap fokus karena masih ada satu pertandingan lagi untuk memenangkan Liga Champions. Selain itu, kami juga harus menghadapi Brest di Ligue 1 untuk memastikan gelar domestik,” katanya.

Di kubu Bayern, kapten tim Manuel Neuer mengaku kecewa karena timnya terlambat mencetak gol. “Sangat disayangkan kami baru bisa mencetak gol di akhir pertandingan dan itu sudah terlambat. Setelah itu kami tidak punya cukup waktu untuk menciptakan peluang tambahan atau mendapatkan situasi bola mati,” ujar Neuer, dikutip dari UEFA.

0 Komentar