Antisipasi Kekerasan Anak, DP3APPKB Cirebon Dorong Standarisasi Daycare

dp3appkb
Antisipasi Kekerasan Anak, DP3APPKB Cirebon Dorong Standarisasi Daycare. Foto: Pemerintah Kota Cirebon_radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID — Menanggapi kasus kekerasan anak di daycare yang terjadi di Yogyakarta, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Cirebon berupaya mencegah agar kejadian serupa tidak terjadi di daerahnya.

Kepala DP3APPKB Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno, mengatakan pihaknya telah mengerahkan berbagai potensi sejak awal, salah satunya melalui program Taman Asuh Ramah Anak.

Program ini menjadi bagian dari upaya monitoring terhadap daycare yang ada di Kota Cirebon.

Baca Juga:Efisiensi Anggaran, Disdik Cirebon Helat O2SN Serentak untuk Semua JenjangRibuan Pelajar Meriahkan Ajang Talenta Kota Cirebon 2026 di GOR Bima

Pengawasan dilakukan tidak hanya oleh bidang perlindungan anak, tetapi juga melibatkan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan penyuluh KB di lapangan.

Mereka bertugas memantau sekaligus berkoordinasi dalam meningkatkan kapasitas daycare agar lebih ramah anak dan memiliki nilai tambah dalam proses pengasuhan.

Selain itu, penunjukan Person in Charge (PIC) diharapkan mampu memberikan gambaran kondisi nyata daycare di lapangan.

Menjelang tahun ajaran baru, DP3APPKB juga memberikan imbauan kepada orang tua agar lebih selektif dalam memilih daycare.

Hal ini penting untuk mengantisipasi berbagai risiko yang mungkin terjadi.

Berikut 8 tips memilih daycare:

1. Perhatikan legalitas

Orang tua perlu memastikan daycare memiliki izin resmi agar terpantau.

Dari hasil survei, orang tua juga bisa melihat kualitas pengasuh melalui interaksi dan sikapnya, apakah ramah atau justru keras.

Selain itu, penting juga mencari testimoni dari orang tua lain yang pernah menitipkan anak di tempat tersebut.

2. Perhatikan keamanan dan kebersihan

Lingkungan daycare harus aman dan bersih.

Anak-anak yang masih aktif dan belum memahami kebersihan sangat rentan terhadap risiko kesehatan jika lingkungan tidak terjaga.

3. Perhatikan program kegiatan

Baca Juga:Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Daycare JogjaIstri Kuwu Datangi Kantor Desa Kedungjaya, Perangkat: Nyari Pak Robi

Orang tua perlu mengetahui program, jadwal harian, serta aktivitas yang dilakukan anak selama di daycare, termasuk metode pengasuhan dan permainan yang diberikan.

4. Perhatikan kompetensi pengasuh

Sebaiknya pengasuh memiliki sertifikasi atau pelatihan khusus agar memiliki kompetensi dalam berinteraksi dengan anak dan memahami hak-hak anak.

5. Perhatikan aspek kesehatan

Daycare yang baik seharusnya memiliki kerja sama dengan puskesmas atau Dinas Kesehatan, sehingga anak tetap terpantau kesehatannya, termasuk penimbangan dan imunisasi.

0 Komentar