RADARCIREBON.ID- Dua terdakwa Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan mengaku bertemu Aman Yani sekitar Agustus 2025 di kawasan Kuliner Cimanuk (Kulcim) Indramayu. Di lokasi itu, salah satu obrolan disebut-sebut berkaitan dengan peristiwa Paoman.
Nah, cerita itulah yang membuat keluarga Aman Yani terkejut. Karena, sudah lama, atau sejak 2016, mereka tak jumpa lagi dengan Aman Yani. Keluarga Aman Yani sendiri akhirnya melaporkan terdakwa ke Polres Indramayu pada Minggu (3/5/2026).
Yang membuat laporan adalah adik Aman Yani, Urat Suratman (53). Ia didampingi kuasa hukum Ruslandi SH. Pada kesempatan itu, Ruslandi menyatakan bahwa nama Aman Yani mencuat dalam persidangan, di mana disebutkan oleh kedua terdakwa.
Baca Juga:Pengamat Tentang Retaknya Hubungan Edo-Farida, PKB Didesak Ambil Langkah TegasFatimah: Diamnya Saya Disalahartikan, Bantah Soal Dugaan Skandal Cinta dengan HSG
Bahkan, Aman Yani disebut terdakwa sebagai otak pembunuhan yang terjadi pada akhir Agustus 2025 lalu. Karena nama itu dicatut, keluarga memberikan klarifikasi sekaligus melaporkan terdakwa dengan pasal dugaan fitnah dan upaya penghalangan proses hukum atau obstruction of justice.
“Klien kami (keluarga Aman Yani, red) merasa kaget dan keberatan dengan tuduhan tersebut. Berdasarkan penuturan keluarga, Aman Yani ini telah hilang kontak dan tidak diketahui keberadaannya sejak 2016 lalu,” terang Ruslandi.
Terakhir, Aman Yani pamit kepada ibunya untuk membuka usaha di Bandung setelah mengundurkan diri dari salah satu bank. Sejak saat itu tidak pernah ada kabar lagi.
Kejanggalan muncul ketika para terdakwa mengklaim bertemu Aman Yani di kawasan Kulcim Indramayu sekitar Agustus atau September 2025. “Padahal pihak keluarga telah melakukan berbagai upaya pencarian Aman Yani, termasuk mengunggah informasi orang hilang di Facebook pada tahun 2020, namun nihil,” tutur Ruslandi.
Lalu, apa perkembangan dari laporan keluarga Aman Yani? Senin (11/5/2026), Radar Indramayu kembali menghubungi Ruslandi. Kata dia, keberadaan Aman Yani saat ini belum diketahui. Artinya, belum ada perkembangan signifikan.
“Saat ini pihak kepolisian terus melakukan upaya pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk sudah dilakukan penggeledahan di rumah istri dan ibunya Ririn. Kemungkinan kasus ini panjang, terkait pemalsuan identitas Pak AY (Aman Yani) juga. Semua pihak sudah dimintain keterangan oleh polisi,” ucap Ruslandi.
