RUMAH AMBRUK DITERJANG BANJIR
Luapan Sungai Kedungpane mengakibatkan satu rumah warga di Blok Pilang Tonggo, Kecamatan Kedawung, ambruk Selasa dini hari (19/5) sekitar pukul 01.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Rumah ambruk diketahui milik Temu (51), yang dihuni bersama tiga anggota keluarganya. Saat peristiwa terjadi, seluruh penghuni rumah tengah berada di luar untuk menyelamatkan barang-barang dari genangan banjir yang terus meninggi.
Temu menuturkan, banjir sebenarnya sudah sempat terjadi pada Januari lalu. Namun kala itu air hanya menggenangi rumah tanpa menyebabkan kerusakan parah. Berbeda dengan banjir kali ini yang datang dengan arus jauh lebih deras. “Yang membuat rumah roboh itu saat banjir susulan datang. Air meluap cukup deras, menghantam struktur bangunan dan masuk ke dalam rumah,” ujar Temu, Rabu (20/5/2026).
Baca Juga:Fatimah, Ortu, hingga Staf Ahli HSG Diperiksa oleh BK DPRD Kota Cirebon Terkait Dugaan Skandal CintaMasih Tentang Sekolah Maung yang Dimulai Tahun Ini, Tanpa Batasan Zonasi, Seleksi Kompetensi 100%
Ia mengaku, banjir kali ini menjadi yang terparah selama dirinya tinggal di lokasi tersebut. Ketinggian air disebut hampir mencapai dua meter dengan arus yang cukup kuat akibat meluapnya sungai. “Awalnya bagian belakang rumah yang roboh, dapur dulu. Setelah itu bagian bangunan lainnya ikut ambruk. Alhamdulillah kami semua selamat,” katanya.
Pasca kejadian, pemerintah desa bersama sejumlah pihak langsung bergerak melakukan penanganan darurat. Kuwu Desa Pilangsari, Muadi, mengatakan pihaknya bersama perangkat desa dan anggota Puskesos telah melakukan pendataan kebutuhan korban untuk diajukan ke Dinas Sosial.
Selain itu, tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Dinas Sosial juga diterjunkan untuk membantu membersihkan puing-puing bangunan yang roboh. “Kami sudah berupaya semaksimal mungkin, termasuk mengajukan bantuan rutilahu ke dinas terkait maupun Baznas,” tuturnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat segera direalisasikan karena untuk sementara korban harus mengungsi dan tinggal di rumah tetangga.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon sejak Senin malam (18/5/2026) menyebabkan banjir di sejumlah permukiman Desa Pilangsari. Air mulai memasuki rumah warga sekitar pukul 22.00 WIB dan terus meningkat hingga dini hari.
Bahkan, jembatan penghubung warga di Blok Pilang Dalem menuju Jalan Pilang Raya sempat terendam arus deras sehingga aktivitas warga terganggu. Aparat desa pun mengimbau masyarakat segera mengungsi dan meningkatkan kewaspadaan karena hujan masih terus turun saat itu. (den/sam)
