RADARCIREBON.ID- Banjir yang merendam wilayah timur Cirebon, terutama di Kecamatan Pangenan, mulai berangsur surut pada Rabu pagi (20/5/2026). Aktivitas masyarakat belum sepenuhnya pulih. Sejak pagi, warga tampak sibuk membersihkan rumah dan lingkungan sekitar dari lumpur serta sampah yang terbawa arus banjir.
Perabot rumah tangga dijemur di halaman maupun pinggir jalan. Sebagian warga juga terlihat membersihkan lantai rumah yang dipenuhi endapan lumpur. Kondisi tersebut menjadi pemandangan umum di sejumlah titik terdampak banjir di Kecamatan Pangenan.
Camat Pangenan, Baihaqi, mengatakan rata-rata banjir di rumah warga sudah surut pada Rabu pagi. “Sekarang warga sibuk membersihkan rumah,” ujarnya kepada Radar Cirebon.
Baca Juga:Fatimah, Ortu, hingga Staf Ahli HSG Diperiksa oleh BK DPRD Kota Cirebon Terkait Dugaan Skandal CintaMasih Tentang Sekolah Maung yang Dimulai Tahun Ini, Tanpa Batasan Zonasi, Seleksi Kompetensi 100%
Menurut Baihaqi, pemerintah kecamatan bersama aparat desa terus melakukan pendataan terhadap warga terdampak banjir. Selain itu, koordinasi juga dilakukan untuk membantu proses pembersihan lingkungan agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal.
Banjir tidak hanya berdampak pada permukiman warga, tetapi juga mengganggu aktivitas pendidikan. Pelaksanaan ujian siswa di SDN 1 Pangenan terpaksa dipindahkan sementara ke madrasah setempat karena ruang kelas terdampak genangan air. Kondisi sekolah yang masih basah dan dipenuhi lumpur membuat kegiatan belajar mengajar belum memungkinkan dilakukan di ruang kelas.
Demi memastikan ujian tetap berjalan, pihak sekolah mengambil langkah cepat dengan memindahkan lokasi ujian ke tempat yang lebih aman. Meski situasi mulai membaik, warga masih khawatir banjir kembali terjadi apabila hujan deras turun dalam beberapa hari ke depan. Apalagi, sejumlah wilayah di Kecamatan Pangenan diketahui menjadi langganan banjir saat curah hujan tinggi.
Warga berharap ada penanganan jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan. Sementara itu, fokus utama masyarakat saat ini adalah membersihkan rumah dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan.
Hingga Rabu siang, aktivitas warga perlahan mulai kembali normal. Beberapa akses jalan yang sebelumnya tergenang juga sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
