RADARCIREBON.ID- Jalur penerimaan siswa baru pada tiga sekolah pelaksana program Sekolah Maung di Cirebon dipastikan berjalan tanpa toleransi jarak geografis rumah. Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) khusus ini memberlakukan kuota prestasi penuh sebesar 100 persen melalui pembuktian dokumen kompetensi murni secara daring mulai 25 Mei mendatang.
Langkah strategis ini diambil sebagai perwujudan nyata dari amanat Gubernur Jawa Barat untuk menyediakan fasilitas pendidikan khusus bagi warga negara yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. Implementasi kebijakan baru ini dirancang sebagai instrumen akseleratif guna mencetak sumber daya manusia unggulan yang siap berkompetisi dan bersaing di area global, dengan tetap berbasis pada penguatan karakter lokal Jawa Barat.
Formulasi Sekolah Maung sengaja dirancang untuk memotong rantai birokrasi zonasi konvensional bagi siswa-siswa berprestasi tinggi. Pemerintah berupaya mengintegrasikan bibit unggul daerah ke dalam satu ekosistem pembelajaran yang kompetitif dan terukur. Langkah penunjukan ketiga sekolah di wilayah Cirebon tersebut didasarkan pada rekam jejak prestasi, sarana prasarana yang memadai, serta tingginya rasio lulusan yang berhasil menembus perguruan tinggi ternama nasional.
Baca Juga:SMAN 2 Cirebon Ditunjuk Jadi Sekolah Maung, Seleksi Siswa Dipercepat, Standar Cambridge DiberlakukanJejak Duit Gedung Setda Diungkap, Hari Ini BPK Ikut Sidang, Furqon: Kami Dorong JPU Dalami Keterangan Agung
Pengawas Sekolah Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah X Jawa Barat, Taruna menegaskan bahwa kehadiran program Sekolah Maung merupakan komitmen penuh pemerintah untuk melahirkan generasi emas yang berdaya saing global tanpa mencabut akar budaya daerah.
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejatinya ingin memfasilitasi warga Jawa Barat yang punya kemampuan lebih, supaya kemudian bisa berkompetisi dan bersaing di area global, tetapi tetap berbasis karakter Jawa Barat,” ujar Taruna kepada Radar Cirebon, Senin (18/5/2026).
Demi menjamin tegaknya standar mutu, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung memberlakukan kuota prestasi penuh sebesar 100 persen tanpa mempertimbangkan batasan jarak geografis rumah calon peserta didik. Skema pendaftaran digital dibuka melalui tiga klaster penyaringan elektronik yang sangat ketat.
Klaster pertama dibuka melalui Jalur Potensi Akademik dengan alokasi daya tampung terbatas sebesar 10 persen. Kriteria pelamar pada koridor ini diwajibkan memiliki kapasitas kecerdasan intelektual tinggi dengan standar minimal skor IQ 130. Keabsahan dokumen hasil asesmen psikologi wajib dikeluarkan oleh psikolog resmi yang memiliki nomor anggota Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) atau lembaga psikologi dari perguruan tinggi terakreditasi.
