Nunu menjelaskan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Darma masih beroperasi normal dengan kapasitas pengolahan mencapai 80 liter per detik. Air baku dari waduk diolah melalui proses koagulasi, sedimentasi hingga reservoir sebelum didistribusikan ke pelanggan.
“Kualitas air masih terjaga. Dari warna, pH dan parameter lainnya masih normal. Kalau ada perubahan, kami stabilkan melalui proses pengolahan,” jelasnya.
IPA Darma saat ini menjadi salah satu sumber pasokan utama bagi wilayah timur Kuningan dan sekitarnya. Dengan kapasitas 80 liter per detik, instalasi tersebut melayani sekitar 8.000 pelanggan.
Baca Juga:Masalah Eceng Gondok, Bupati Beri Peringatan Keras Kepada Pebisnis di Waduk Darma55 Siswa SDN 1 Dompyong Wetan Dilepas, Pesan Guru: Lanjutkan Perjuangan dan Raih Cita-Cita
Pihak PAM juga memastikan telah melakukan pengawasan kualitas air secara rutin, mulai dari sumber hingga jaringan pelanggan.
Meski belum mengganggu layanan air bersih, Nunu menilai ledakan eceng gondok berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan yang lebih luas. Selain mengurangi estetika kawasan wisata Waduk Darma, keberadaan tanaman tersebut dikhawatirkan memengaruhi ekosistem bawah air.
“Kalau untuk produksi air belum ada dampak. Tapi untuk lingkungan tentu ada. Keindahan terganggu, kemudian kehidupan di bawah air juga bisa terdampak,” katanya.
Fakta ini memperlihatkan adanya dua sisi berbeda dalam persoalan eceng gondok. Dari perspektif penyedia air minum, ancaman terhadap kualitas air masih dapat dikendalikan melalui teknologi pengolahan.
Namun dari sisi lingkungan dan wisata, penyebaran tanaman invasif tersebut menjadi persoalan serius yang membutuhkan penanganan lebih luas.
Dalam wawancara bersama Radar Cirebon Group, Nunu beberapa kali menegaskan penanganan eceng gondok tidak mungkin diserahkan hanya kepada PAM Tirta Kamuning, BUMDes, atau BBWS semata.
Ia mengaku telah berkomunikasi dengan pihak UPTD dan meminta adanya peran aktif pemerintah daerah, kecamatan hingga desa-desa penyangga Waduk Darma untuk bersama-sama melakukan pengendalian.
Baca Juga:KTH Paguyuban Silihwangi Majakuning Bersihkan Eceng Gondok Waduk Darma384 Calon Siswa Lolos SPMB SMAN 1 Majalengka
“Kalau dibersihkan secara personal antara BUMDes dengan PDAM, kami tidak sanggup. Harus ada peran pemerintah daerah, kecamatan, dan desa-desa sekitar supaya ada kepedulian bersama terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Dalam kegiatan gotong royong bersama Bupati kali ini, PAM Tirta Kamuning mengerahkan sekitar 40 personel. Selain itu perusahaan daerah tersebut juga memberikan dukungan logistik berupa 300 nasi kotak, bahan bakar minyak, serta 300 karung untuk mengangkut eceng gondok yang berhasil diangkat dari perairan.
