Kendati demikian, Izzudin menegaskan bahwa penurunan angka pernikahan secara tahunan tidak mengubah pola masyarakat yang masih menjadikan Dzulhijjah sebagai salah satu musim puncak pernikahan di Kabupaten Cirebon.
“Kalau dilihat per bulan, Dzulhijjah tetap menjadi salah satu bulan dengan jumlah pernikahan tertinggi. Tradisi dan kebiasaan masyarakat masih sangat berpengaruh terhadap penentuan waktu pernikahan,” tandas Izzudin. (*)
