Sementara itu, Pengantar Kerja Ahli Muda Disnaker Kota Cirebon, Muhammad Yani, mengatakan meningkatnya jumlah PMI yang berangkat secara prosedural akan memberikan dampak positif bagi daerah maupun negara.
“Semakin banyak masyarakat yang bekerja di luar negeri secara legal, tentu akan memberikan manfaat, termasuk berkontribusi terhadap peningkatan devisa negara,” katanya.
Selain memberikan edukasi mengenai prosedur penempatan PMI yang aman, Disnaker juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat. Informasi yang diperoleh nantinya akan menjadi bahan penyusunan program pelatihan kerja yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.
Baca Juga:Apoteker Usulkan SIP Tiga Lokasi, Bupati Cirebon: Jika Sesuai Aturan Silakan DiprosesTagih Janji soal Sampah, Kembali Meluber di TPS, Warga PCL Protes Pemda hingga DPRD
Menurut Yani, program pelatihan yang disiapkan diharapkan mampu menciptakan keterkaitan dan kesepadanan (link and match) antara kompetensi sumber daya manusia dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
“Dengan begitu, tenaga kerja yang dihasilkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, baik di dalam maupun luar negeri,” pungkasnya. (abd)
