Cirebon Dilanda Mati Lampu Bergilir, PLN Sebut Ada Gangguan Pasokan di Beberapa Pembangkit

Cirebon Dilanda Mati Lampu Bergilir
Asisten Manager Umum PT PLN UP3 Cirebon Nanang Misbahul Huda, Foto: Ist
0 Komentar

Mati lampu yang terjadi pada Kamis (18/6/2026) tanpa pemberitahuan, juga disesalkan warga Perumahan Pondok Mutiara, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. Seperti disampaikan Hamid, salah satu warga Pondok Mutiara.

Hamid mengatakan listrik tiba-tiba mati sekitar pukul 09.37 WIB. Menurutnya, biasanya dari pihak terkait memberikan informasi akan ada pemadaman. Tapi kemarin tanpa pemberitahuan, listrik tiba-tiba mati. “Anak saya yang balita sampai tidak bisa tidur karena mati listrik. Tidak bisa menyalakan AC atau kipas angin,” ungkapnya.

Untuk meredakan keluhan tersebut, ia berupaya mengajak main anaknya keluar rumah. Dia berharap pihak terkait memberikan kabar atau sosialisasi kepada pelanggan/warga jika ada pemadaman. “Saya juga kesulitan memasak karena saat mati listrik itu belum memasak nasi pakai rice cooker,” ucapnya, sambil memberikan informasi bahwa listrik di rumahnya menyala lagi pada pukul 12.30 WIB.

Baca Juga:Fokus Dalam Negeri, Batal ke Kazan, Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Tidak Hadiri KTT ASEAN-RusiaMemantau SPMB Jawa Barat 2026, Kuota PCMB Ludes, Sekolah Favorit Tutup Pendaftaran Tahap 1

Sebelumnya, PLN melalui pemberitahuan resmi menyampaikan adanya manajemen beban terbatas pada Kamis (18/6/2026) pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Langkah itu dilakukan akibat kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik.

Wilayah yang terdampak antara lain Keraton Kasepuhan, Kantor PLN ULP Cirebon Kota, Jalan Merdeka, Kesunean, Jalan Yos Sudarso, Jalan Benteng, Pulasaren, Cangkol, Lemahwungkuk, Jalan Ciremai Raya, Jalan Angkasa, Penggung, Galunggung, Perum Gunung, Parujakan, Pekalipan, Lawanggada, Pekiringan, Tentara Pelajar dan sekitarnya.

Dalam keterangannya, PLN menyebut manajemen beban dilakukan untuk menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan. PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Dihubungi Radar Cirebon, Asisten Manager Umum PT PLN UP3 Cirebon Nanang Misbahul Huda mengatakan gangguan pada sistem pasokan dan operasional di beberapa pembangkit menyebabkan berkurangnya ketersediaan daya listrik. Kondisi itu mengharuskan PLN melakukan manajemen beban agar sistem kelistrikan tetap stabil dan tidak terjadi pemadaman secara menyeluruh.

“Terjadinya pemadaman di wilayah Kabupaten dan Kota Cirebon karena adanya gangguan sistem kelistrikan, sistem pasokan, dan sistem operasional yang ada di beberapa pembangkit. Kami berupaya mengatur beban sehingga masyarakat yang terdampak tidak mengalami pemadaman secara masif dan tidak terjadi pemadaman total,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

0 Komentar