Cirebon Dilanda Mati Lampu Bergilir, PLN Sebut Ada Gangguan Pasokan di Beberapa Pembangkit

Cirebon Dilanda Mati Lampu Bergilir
Asisten Manager Umum PT PLN UP3 Cirebon Nanang Misbahul Huda, Foto: Ist
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Wilayah Kota/Kabupaten Cirebon masih dilanda mati lampu bergilir. Kondisi itu terjadi juga pada Kamis siang (18/6/2026). Aktivitas warga dan para pelaku usaha terganggu. Sejumlah pertokoan hingga minimarket sempat berhenti beroperasi akibat terhentinya pasokan listrik.

Berdasarkan pantauan di sejumlah titik, pemadaman terjadi dengan durasi yang berbeda-beda. Di kawasan Jalan Ciremai Raya, Harjamukti, Kota Cirebon, beberapa warga mengaku listrik padam sejak pagi hingga siang hari.

Hasan (48), warga setempat, mengatakan listrik di lingkungannya padam sekitar pukul 10.00 WIB dan berdampak pada aktivitas pertokoan di sekitar Ciremai Raya. “Jam 10-an mati lampu, ada mungkin sekitar setengah jam. Pertokoan di sekitar sini juga mati semua,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Baca Juga:Fokus Dalam Negeri, Batal ke Kazan, Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Tidak Hadiri KTT ASEAN-RusiaMemantau SPMB Jawa Barat 2026, Kuota PCMB Ludes, Sekolah Favorit Tutup Pendaftaran Tahap 1

Kondisi serupa disampaikan Riza. Ia mengaku listrik padam sekitar pukul 09.00 WIB. Pemadaman tidak hanya terjadi di rumahnya, tetapi juga di lingkungan sekitar. “Sekitar jam 9-an mati lampu. Di sekitarnya juga mati lampu,” katanya.

Sementara itu, di titik lain, Hendar mengungkapkan pemadaman masih berlangsung hingga lebih dari satu jam saat ditemui pada siang hari. Menurutnya, tidak hanya rumah warga yang terdampak, sejumlah fasilitas umum dan usaha juga ikut terganggu. “Mati lampu sebagian dari jam 12-an. Sudah satu jam belum menyala. Lampu merah juga mati,” ucapnya.

Hendar menambahkan, minimarket di sekitar lokasi di Ciremai Raya juga mengalami gangguan operasional akibat terputusnya aliran listrik.

Selain di kawasan Ciremai Raya, sehari sebelumnya atau pada Rabu (17/6/2026), dampak pemadaman juga dirasakan warga dan pelaku usaha di sekitar Jalan Perjuangan, Kota Cirebon. Sejumlah tempat usaha dilaporkan tidak dapat beroperasi secara normal karena aktivitas yang bergantung pada listrik terhenti sementara.

Beberapa pemilik usaha dan pelanggan mengeluhkan terganggunya layanan listrik tersebut. “Kemarin (17 Juni, red) itu saya mau ngopi di kafe, tapi gak jadi karena mati lampu. Itu sekitar jam setengah dua. Pelayan kafe gak bisa layani karena gak ada listrik. Matinya sampai sore,” kata Imam, warga Majasem, Kota Cirebon.

Sementara itu, pemadaman juga sempat menimbulkan gangguan lalu lintas di beberapa persimpangan setelah lampu pengatur lalu lintas tidak berfungsi. Pengendara terlihat melintas dengan lebih hati-hati untuk menghindari potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.

0 Komentar