Menurutnya, langkah manajemen beban dilakukan dengan mempertimbangkan aktivitas masyarakat yang harus tetap berjalan di tengah keterbatasan pasokan listrik akibat gangguan operasional pembangkit di wilayah Jawa. Nanang Misbahul Huda berharap kondisi tersebut dapat segera teratasi dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah yang turut memberikan solusi untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan.
“Bagi kami, tentu menginginkan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami terus berupaya agar tidak ada gangguan maupun pemadaman listrik. Namun dengan kondisi operasional yang terganggu, kami terpaksa melakukan pengaturan beban dan pemadaman bergilir, bukan pemadaman secara masif,” katanya.
Pemadaman bergilir saat ini dilakukan di seluruh wilayah kerja PLN UP3 Cirebon yang meliputi Kabupaten dan Kota Cirebon, Kuningan, Cilimus, hingga Ciledug. Tidak ketinggalan, Nanang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kebijakan tersebut.
Baca Juga:Fokus Dalam Negeri, Batal ke Kazan, Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Tidak Hadiri KTT ASEAN-RusiaMemantau SPMB Jawa Barat 2026, Kuota PCMB Ludes, Sekolah Favorit Tutup Pendaftaran Tahap 1
Ia juga meminta dukungan dan doa agar proses penanganan gangguan dapat segera diselesaikan sehingga pasokan listrik kembali normal. “Kami mohon maaf kepada masyarakat apabila aktivitasnya terganggu akibat pengaturan beban yang disebabkan oleh gangguan operasional di beberapa pembangkit. Semoga PLN dapat segera mengatasi kondisi ini sehingga pemadaman bergilir tidak perlu dilakukan lagi dan masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa,” tutupnya. (ade/cep)
