RADARCIREBON.ID- HOUSTON- Timnas Portugal menghadapi laga penting saat berjumpa Uzbekistan pada matchday kedua Grup K Piala Dunia FIFA 2026, Rabu (24/6) dini hari WIB. Setelah hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan RD Kongo pada laga pembuka, Portugal kini berada dalam situasi yang menuntut kemenangan. Tambahan tiga poin menjadi target wajib bagi Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya jika ingin menjaga peluang lolos ke fase gugur tanpa tekanan berlebih (siaran langsung TVRI/FolaPlay/MAXStreaming, Rabu 24 Juni 2026 pukul 00.00 WIB).
Pada pertandingan pertama melawan RD Kongo, tim asuhan Roberto Martinez sebenarnya tampil dominan. Portugal menguasai sekitar 75 persen penguasaan bola dan mengendalikan jalannya permainan. Namun dominasi tersebut gagal diterjemahkan menjadi kemenangan.
Joao Neves sempat membawa Portugal unggul lebih dulu, tetapi RD Kongo mampu membalas melalui gol Yoane Wissa sebelum turun minum. Hasil akhir itu memperlihatkan bahwa Portugal masih memiliki persoalan dalam hal efektivitas penyelesaian akhir.
Baca Juga:Kembali Melihat SPMB di SMA Telkom Sekar Kemuning, Sekolah Swasta Kerja Sama akan GratisAnggaran Kemenag Rp41,8 Triliun untuk Pendidikan dan Guru
Hasil imbang tersebut juga memperpanjang tren performa yang belum sepenuhnya meyakinkan. Sejak mengangkat trofi UEFA Nations League musim panas lalu, Portugal hanya mampu mencatat kemenangan dengan margin lebih dari satu gol saat menghadapi Armenia dan tuan rumah bersama Piala Dunia FIFA 2026, Amerika Serikat.
Meski demikian, kualitas skuad Portugal tetap menjadikan mereka salah satu kandidat kuat di turnamen ini. Kehadiran sejumlah pemain elite di lini tengah dan sektor serang, membuat mereka memiliki kapasitas untuk mengalahkan siapa pun ketika tampil dalam performa terbaik.
Di kubu lawan, Uzbekistan memang mengawali turnamen dengan kekalahan 1-3 dari Kolombia. Namun hasil tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan. Tim debutan asal Asia Tengah itu mampu memberikan perlawanan sengit dan menunjukkan keberanian untuk bermain terbuka. Setelah tertinggal lebih dulu melalui gol Daniel Munoz, Uzbekistan sempat menyamakan kedudukan lewat Abbosbek Fayzullaev. Pada akhirnya, kualitas individu Kolombia menjadi faktor pembeda melalui gol Luis Diaz dan Jaminton Campaz yang memastikan kemenangan tim Amerika Selatan tersebut.
Penampilan itu menjadi bukti bahwa Uzbekistan bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Mereka memiliki organisasi permainan yang cukup solid dan mampu menciptakan ancaman ketika mendapatkan ruang untuk menyerang.
