Kolaborasi Bapenda Cirebon dan KPP Pratama II, Sasar 88 Lokasi Usaha lewat Mapag Data

akurasi data wajib pajak
SEMANGAT: Tim Bapenda bersama KPP Pratama Cirebon Dua menerjunkan 40 personel gabungan dalam memperkuat akurasi data wajib pajak. FOTO : SAMSUL HUDA/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Upaya memperkuat akurasi data perpajakan dan informasi ekonomi daerah terus dilakukan.

Salah satunya, melalui kegiatan Kolaborasi Canvassing “Mapag Data” yang digelar bersama antara KPP Pratama Cirebon Dua dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB tersebut menyasar kawasan Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung.

Baca Juga:Promo Hemat di Lionsport Billiard Peringati HAN 2026, Ajak Pelajar Lestarikan Seni Lukis Kaca Khas Cirebon

Lokasi ini, dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi paling padat dan strategis di Kabupaten Cirebon.

Sebanyak 40 personel gabungan dari KPP Pratama Cirebon Dua dan Bapenda Kabupaten Cirebon diterjunkan.

Mereka mendatangi 88 lokasi usaha yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari hotel, restoran, klinik, bengkel, jasa keuangan hingga showroom kendaraan.

Kepala KPP Pratama Cirebon Dua, Maulana Abdullah menuturkan, kolaborasi melalui program Mapag Data ini merupakan upaya aktif untuk memperoleh, memverifikasi, memperbarui, dan memperkaya informasi perpajakan melalui kunjungan langsung ke lokasi usaha.

Menurutnya, dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan berbagai tahapan pendataan, mulai dari identifikasi wilayah potensial, observasi lapangan, wawancara dengan wajib pajak atau pemilik usaha, hingga dokumentasi dan geotagging lokasi usaha.

“Data yang baik tidak hanya berasal dari sistem, tetapi juga perlu dikonfirmasi langsung di lapangan. Itulah semangat Mapag Data,” kata Maulana kepada Radar Cirebon saat meninjau langsung progres Mapag Data.

Dijelaskannya, hasil pengumpulan data tersebut nantinya akan menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas basis data perpajakan yang dimiliki Direktorat Jenderal Pajak sekaligus mendukung pengawasan dan pelayanan yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga:STMIK IKMI Cirebon Jadi Motor Kolaborasi Riset dan Inovasi DaerahDari Acara Peringatan Hari Jadi ke-47 RSUD Arjawinangun

Selama kegiatan berlangsung, Kepala KPP Pratama Cirebon Dua bersama Sekretaris Bapenda Kabupaten Cirebon turut melakukan monitoring terhadap proses wawancara dan pendataan yang dilakukan petugas di sejumlah lokasi usaha.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Cirebon, Drs Erus Rusmana MSi melalui Sekretarisnya, Fahmi Sudjati menjelaskan, Mapag Data merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghimpun serta memperbarui data ekonomi yang ada di lapangan.

Menurutnya, data yang akurat menjadi kebutuhan bersama karena menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan maupun pengawasan yang lebih efektif.

0 Komentar