Ketua DPC FKDT Kabupaten Indramayu, KH Aspuri SAg MPdI menjelaskan, pada Porsadin VIII tahun ini, dipertandingkan 15 cabang lomba, yakni Cerdas Cermat Diniyah, Tahfiz Juz Amma, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Safinatun Najah, pidato Bahasa Indonesia, pidato Bahasa Arab, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Murotal wal Imla, kaligrafi, puisi Islami, selawat, azan, lari, bulu tangkis, tenis meja, dan paduan suara.
Ia berharap, seluruh peserta menjadikan Porsadin sebagai ajang untuk belajar, mempererat ukhuwah, sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Semangat para peserta sudah terlihat sejak awal perlombaan. Salah satunya disampaikan Zakiya, peserta cabang Murotal wal Imla, yang mengaku bangga dapat mengikuti Porsadin karena menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman.
Baca Juga: Bupati Lucky Hakim Gelontorkan Dana Hibah Rp13 Miliar untuk Guru MDTKesiapsiagaan, Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Gelar Simulasi Penyelamatan Darurat di Ketinggian Flare
“Senang bisa bertemu teman-teman dari berbagai kecamatan. Semoga bisa memberikan hasil terbaik dan terus belajar menjadi lebih baik,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Hafidz Ramadan Putra dari Kecamatan Indramayu. Menurutnya, Porsadin menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Kami ingin menunjukkan bahwa santri juga mampu berprestasi dan siap bersaing dengan sportif,” katanya.
Sementara itu, peserta Cerdas Cermat Diniyah asal Kecamatan Kroya, Kaila Nurassiqoh, mengaku antusias mengikuti kompetisi tersebut karena selain menambah ilmu, kegiatan itu juga menjadi kesempatan untuk memperluas pertemanan dengan santri dari berbagai daerah.
Berakhirnya Porsadin VIII menandai keberhasilan Kecamatan Karangampel meraih predikat juara umum. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh Madrasah Diniyah di Kabupaten Indramayu untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan santri sehingga mampu berprestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat maupun tingkat nasional.
Melalui Porsadin VIII, Kementerian Agama Kabupaten Indramayu bersama seluruh mitra berharap dapat melahirkan generasi santri yang berilmu, berakhlak mulia, sehat jasmani dan rohani, serta siap mengharumkan nama Kabupaten Indramayu pada ajang Porsadin tingkat Provinsi Jawa Barat. (dun)
