Porsadin VIII Tingkat Kabupaten Indramayu Ditutup, Kecamatan Karangampel Raih Juara Umum

porsadin indramayu
Pelaksanaan Porsadin VIII Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2026 resmi ditutup. Pada ajang tersebut, Kecamatan Karangampel berhasil keluar sebagai juara umum.
0 Komentar

INDRAMAYU – Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2026 resmi ditutup. Pada ajang tersebut, Kecamatan Karangampel berhasil keluar sebagai juara umum.

Kegiatan yang diikuti sekitar 2.500 peserta dari Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) se-Kabupaten Indramayu tersebut, menjadi wadah pembinaan karakter, pengembangan bakat, sekaligus penguatan ukhuwah antarsantri melalui berbagai cabang olahraga dan seni Islami.

Porsadin VIII merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu, Baznas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam upaya membina generasi santri yang sehat, cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Baca Juga: Bupati Lucky Hakim Gelontorkan Dana Hibah Rp13 Miliar untuk Guru MDTKesiapsiagaan, Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Gelar Simulasi Penyelamatan Darurat di Ketinggian Flare

Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H Ahmad Syukri SS mengatakan, Porsadin menjadi bukti bahwa santri Madrasah Diniyah memiliki potensi yang utuh. Menurutnya, para santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga dan seni.

“Melalui Porsadin, kita menunjukkan bahwa santri Madrasah Diniyah adalah anak-anak hebat. Mereka tidak hanya pandai mengaji, tetapi juga tangguh di lapangan olahraga, kreatif di panggung seni, dan dipersiapkan menjadi calon penerus bangsa. Bertandinglah secara sportif dan jadikan ajang ini sebagai sarana mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Daerah I Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu, Dra Hj Ch Iin Indrayati MSi menegaskan, Porsadin merupakan wahana pembinaan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Alquran. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir generasi santri yang mampu mengaktualisasikan ajaran Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin, mencintai seni Islami, menjunjung tinggi sportivitas, serta memiliki sikap adil, disiplin, dan bertanggung jawab.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Dr H Aghuts Muhaimin SPdI MAg menegaskan, Porsadin bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan media pembentukan karakter santri yang terwujud melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Kami ingin melahirkan generasi yang sehat jasmani, cerdas intelektual, kuat spiritual, serta mampu berkolaborasi dan berkompetisi secara sehat. Terima kasih kepada FKDT, Pemerintah Kabupaten Indramayu, Baznas, dan seluruh stakeholder yang telah menyukseskan kegiatan ini,” katanya.

0 Komentar