RADARCIREBON.ID- Senin (13/7/2026), hari pertama masuk sekolah. Lovanya Evelyn Kautsar resmi naik ke kelas 6 SDN Guntur Kota Cirebon. Bocah berprestasi itu sangat ceria. Dia sempat berfoto bersama, berdiri anggun persis di samping wali kelas barunya. Senyumnya mengembang, menjadi potret utuh terakhir sebelum badai takdir itu datang.
Pulang sekolah sekitar pukul 10.30 WIB, dia tidak langsung pulang ke rumah. Lovanya mampir ke rumah salah seorang temannya di Jalan Gunung Guntur, Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti. Dia sempat menunaikan ibadah Salat Duhur di sana.
Pemilik rumah sempat menawarinya makan siang, namun dengan sangat sopan Lovanya menolak. Dia hanya ingin menunggu jemputan sang ayah. Pukul 13.00 WIB, sang ayah datang. Dia menjemput Lovanya menggunakan sepeda motor matik.
Baca Juga:Masih Bisa Dimutakhirkan, Mensos tentang Perubahan Desil Penerima KIP KuliahMobil Pikap Rombongan Pengantin Dihajar Truk Hino di Pantura Indramayu
Ada keputusan yang tidak biasa siang itu. Menurut penuturan neneknya kepada pihak sekolah, keluarga tersebut hampir selalu menggunakan mobil setiap kali bepergian membawa sang bayi yang masih kecil. Tapi hari itu, entah mengapa, takdir menuntun mereka menggunakan sepeda motor.
Empat orang naik di atas satu kendaraan matik. Sang ayah memegang kemudi, sang ibu memeluk erat bayi mereka yang masih sangat kecil di jok belakang, dan Lovanya terselip di tengah mengenakan seragam sekolahnya. Mereka berkendara pulang menuju rumahnya di daerah Beber, Kabupaten Cirebon. Rute panjang menanjak yang melewati jalur Gronggong ke arah atas.
Nahas mengadang di tanjakan Jalan Raya Cirebon-Kuningan, Desa Ciperna, Kecamatan Talun. Dari arah berlawanan, sebuah truk tronton melaju liar tak terkendali. Truk berukuran besar itu diduga kuat sudah mengalami masalah teknis fatal sejak melintasi kawasan Gronggong.
Sekitar 120 meter sebelum titik tabrakan, sang sopir benar-benar kehilangan kendali penuh. Kondisi jalan yang menurun tajam ditambah tikungan yang sangat menusuk membuat laju truk raksasa itu semakin mengerikan.
Hantaman keras terjadi seketika. Sepeda motor matik tersebut ringsek tergilas tanpa sisa di aspal Ciperna. Truk baru benar-benar berhenti setelah melesat menghancurkan sebuah warung di pinggir jalan hingga hancur berantakan. Ibu dan adik bayi Lovanya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka yang sangat fatal.
