Ekspo Produk Pertanian hingga Sarasehan Tani Bersama Bupati Warnai Peringatan HKP 2026 di Indramayu

ekspo pertanian bupati Lucky
Bupati Indramayu Lucky Hakim (kiri) menyerahkan penghargaan kepada tokoh petani pada peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 tingkat Kabupaten Indramayu, Selasa (14/7).
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 Tahun 2026, Selasa (14/7).

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Benih Hortikultura Kebulen, Kecamatan Jatibarang, itu diramaikan dengan berbagai agenda. Mulai dari Ekspo Produk Pertanian Kabupaten Indramayu, Gerakan Pangan Murah (GPM), vaksinasi hewan, berbagai perlombaan, pelayanan uji tanah, penyerahan bantuan, hingga acara puncak berupa Sarasehan Tani Bersama Bupati Indramayu.

Kegiatan tersebut diikuti berbagai unsur, mulai dari bidang ketahanan pangan, hortikultura, peternakan, perkebunan, asosiasi pemilik combine harvester, hingga organisasi petani.

Baca Juga:Mahasiswa KKN-T Unma Awali Pengabdian di Desa Jagasari CikijingHarga Kebutuhan Pokok di Pasar Sindangkasih Stabil: Cabai Rp69 Ribu, Telur Rp27 Ribu

Bupati Indramayu, Lucky Hakim menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan sektor pertanian agar Kabupaten Indramayu tetap menjadi lumbung pangan nasional sekaligus mewujudkan kesejahteraan petani.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi, saling bertukar pengetahuan, membuka akses pembiayaan bagi petani, serta menjaga kualitas hasil pertanian agar mampu bersaing di pasar.

“Kolaborasi semua sektor ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur pendukung pertanian, terutama ketersediaan air irigasi agar pasokan air bagi petani bisa terpenuhi,” kata Lucky Hakim.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lucky Hakim juga menyempatkan diri berkeliling mengunjungi stan pameran produk pertanian dan UMKM. Ia turut meninjau stan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang disediakan bagi masyarakat untuk memeroleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Sekaligus sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Pemkab Indramayu juga memberikan penghargaan kepada para petani sebagai pahlawan ketahanan pangan yang memiliki peran besar dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Menurut Lucky, kesejahteraan petani harus terus ditingkatkan melalui berbagai program, seperti edukasi, inovasi, kemudahan akses permodalan, serta kehadiran pemerintah dalam mendampingi para pelaku sektor pertanian.

“Produk pertanian Indramayu memiliki kualitas yang baik. Melalui Hari Krida Pertanian ini, kami ingin memperluas promosi dan pemasaran agar potensi pertanian, khususnya produk UMKM di sektor pertanian, terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional sekaligus Ketua KTNA Provinsi Jawa Barat, Otong Wiranata mengatakan, sektor pertanian saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Menurutnya, kondisi tersebut bukan hanya menjadi tantangan bagi para petani, tetapi juga seluruh pihak yang memiliki kepentingan terhadap kemajuan sektor pertanian agar mampu mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional.

0 Komentar