Santri Al Hikmah Raih Emas Kejuaraan Taekwondo Internasional 

medali emas Taekwondo Indonesia 2026
MEDALI EMAS: Adly Salam Al Azam, siswa MA Al Hikmah 2, meraih medali emas Taekwondo Indonesia Championship 2026. Foto: IST/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Prestasi kembali ditorehkan santri Pesantren Tahfidz Quran Terpadu (PTQT) Al Hikmah Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Adly Salam Al Azam, siswa MA Al Hikmah 2, berhasil meraih medali emas pada ajang International Taekwondo Indonesia Championship 2026 yang digelar di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), belum lama ini.

Keberhasilan tersebut menambah deretan prestasi yang diraih Pesantren Al Hikmah, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Adly, yang bercita-cita menjadi dosen, tidak hanya berprestasi di bidang olahraga. Santri kelahiran Majalengka, 13 Maret 2009, itu juga telah menghafal 25 juz Alquran dan dikenal memiliki prestasi akademik yang baik.

Baca Juga:Serah Terima Aset Lambat, DPKPP Usulkan Revisi Perda PSULawan Apatisme Pemilih Pemula lewat Program SDCN

Putra bungsu dari pasangan Yayan Sofiyan dan Imas Masiah itu mengaku tidak pernah membayangkan mampu menghafal 25 juz Alquran saat pertama kali mondok di PTQT Al Hikmah lima tahun lalu.

“Semua ini berkat doa dan dukungan orang tua serta bimbingan para ustaz yang dengan sabar mendampingi saya hingga bisa mencapai hasil seperti sekarang,” ujar Adly.

Penggemar karya-karya Fiersa Besari itu juga memegang prinsip hidup, “Berhentilah menyalahkan keadaan. Mulailah bertindak, karena masa depan tidak berubah hanya karena keluhan.”

Ayah Adly, Yayan Sofiyan, mengaku bersyukur atas prestasi yang diraih putranya. Ia berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan bekal menghadapi masa depan.

“Semoga prestasi ini menjadi awal dari keberhasilan-keberhasilan berikutnya dan membawa manfaat bagi kehidupannya di masa mendatang,” katanya.

Kepala MA Al Hikmah 2, Maman Herman SPdI, didampingi Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Muhammad Ishak Sholeh SHI, berharap Adly dapat terus menjaga hafalan 25 juz Alquran yang telah diraih dengan penuh perjuangan.

Menurut Maman, selama menempuh pendidikan di pesantren, Adly tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, kreatif, dan bertanggung jawab.

Baca Juga:Andalkan Pompanisasi Hadapi Kemarau EkstremDampingi Pelaku UMKM Urus Sertifikasi Halal

Sementara itu, Ketua Yayasan Al Hikmah Bobos-Dukupuntang-Cirebon, Nina Nurohmah M.Si Al Hafidzah, mengatakan Yayasan Al Hikmah berkomitmen mengembangkan potensi santri secara menyeluruh, baik dalam bidang keagamaan, akademik, maupun pengembangan diri.

Yayasan Al Hikmah yang menaungi jenjang pendidikan mulai TK, SD, SMP hingga MA menerapkan sistem pendidikan berasrama selama 24 jam. Seluruh aktivitas santri dipusatkan di lingkungan pesantren agar pembinaan karakter dan kompetensi berjalan optimal.

0 Komentar