BPBD Kuningan Salurkan Bantuan Sembako untuk Nenek Lansia Korban Kebakaran 

Ist 
MENDESAK: Mutari (67), korban kebakaran rumah di Desa Citapen, Kecamatan Japara, perlu perbaikan rumah agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak, Senin (27/7/2026).
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan bergerak cepat memberikan bantuan sembako, bagi nenek lanjut usia yang menjadi korban kebakaran rumah di Desa Citapen, Kecamatan Japara. Bantuan tersebut disalurkan sebagai upaya penanganan darurat sekaligus meringankan beban korban pasca kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana mengatakan, tim BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen terhadap dampak bencana sekaligus menyerahkan bantuan logistik kepada korban.

Korban diketahui bernama Mutari (67), seorang lansia yang tinggal seorang diri. Rumah yang ditempatinya ludes terbakar beserta seluruh isi bangunan. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

Baca Juga:Dishub Kuningan Gerak Cepat Perbaiki PJU Jalintim yang Padam Usai ViralPemkab Kuningan Hadirkan Rumah Sayur, Potong Rantai Distribusi Hasil Pertanian

“Berdasarkan hasil asesmen, satu unit rumah mengalami rusak berat akibat kebakaran. Tim BPBD juga telah memberikan bantuan sembako sebagai penanganan sementara bagi korban,” ujar Indra Bayu Permana.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, api diduga berasal dari area dapur setelah korban selesai memasak nasi. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan rumah.

Mendapat laporan kejadian, aparat desa segera berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Japara, TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, serta BPBD Kuningan untuk melakukan penanganan darurat di lokasi.

Warga bersama aparat desa dan petugas Damkar bahu-membahu memadamkan api, sekaligus melakukan proses pendinginan agar kobaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan korban adalah perbaikan rumah agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak. Sementara waktu, Mutari tinggal di rumah anaknya, Jajat (55), di Desa Citapen bersama anggota keluarga lainnya.

Selain memberikan bantuan logistik, BPBD juga terus melakukan pendataan terhadap kebutuhan korban serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk penanganan lanjutan. Di sisi lain, warga sekitar turut bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang hangus terbakar, sebagai bentuk kepedulian terhadap korban. (ags)

0 Komentar