Ucapan Wali Kota Jangan Cuma di BUMD, Soal Tidak Ada Setoran Uang saat Proses Penjaringan Dewas dan Direksi

Ucapan Wali Kota Jangan Cuma di BUMD
Effendi Edo (Wali Kota Cirebon) Furqon Nurzaman SH (Praktisi Hukum). Foto: Ist.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Pernyataan Wali Kota Cirebon Effendi Edo bahwa proses penjaringan Dewan Pengawas (Dewas) dan Direksi BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) tanpa setoran uang justru mendapatkan sorotan publik. Apa yang disampaikan Edo diharapkan menjadi sikap yang konsisten. Tak ada setoran uang itu diharapkan tidak hanya pada Dewas dan Direksi BUMD, tapi juga di wilayah lain.

Seperti diketahui, pada Jumat kemarin (31/7/2026), Wali Kota Effendi Edo melantik Dewas dan Direksi pada tiga BUMD. Yakni, PD Pembangunan, Perumda Pasar Berintan, dan Perumda Farmasi Ciremai. Sebelumnya, penetapan Dewas dan Direksi baru tertuang melalui Surat Wali Kota Nomor 900.1.13.2/4/EKONSDA/2026 tentang Hasil Seleksi Calon Dewan Pengawas dan Direksi Terpilih BUMD Kota Cirebon 2026.

Untuk Perumda Pasar Berintan, posisi Ketua Dewan Pengawas dijabat Dr Endang Sobirin MSi dengan Anggota Ina Nasiroh SPd MAP dan Yudi Aris Setiawan SIP. Untuk posisi Direktur Utama, dipercayakan kepada Iyan Rahadian Sunardi ST, sedangkan Direktur Umum dan Keuangan adalah Gunawan SH MH.

Baca Juga:Ke Pasar Kanoman di Tengah Rencana Revitalisasi, Sempat Dipagari Seng, tapi Dibongkar LagiLayanan Haji Harus Lebih Baik

Untuk PD Pembangunan, Wali Kota Edo menetapkan Arif RAchmad SSTP sebagai Ketua Dewan Pengawas dengan anggota Whisnu Sentosa SIP. Untuk posisi Direktur Utama dipercayakan kepada Rusdianto SH MH. BUMD terakhir, yakni Perumda Farmasi Ciremai, wali kota hanya menetapkan direktur yang dipercayakan kepada Muhaimin SP.

Nah, nama-nama di atas dilantik pada Jumat kemarin (31/7/2026). Pantauan Radar Cirebon, usai pelantikan dan pembacaan doa, tiba-tiba Edo berdiri ke depan dan meminta microphone ke protokol. Ia kemudian menyampaikan tambahan sambutan sekaligus penegasan bahwa proses seleksi hingga pelantikan ini tanpa adanya ada setor uang. “Saya tegaskan dan saya sampaikan ke media bahwasanya isu Dewas dan Direksi BUMD setor uang ke saya adalah tidak benar,” tegasnya.

Bahkan, Edo sempat menanyakan langsung ke Dewas dan Direksi yang baru saja dilantik apakah dirinya meminta uang. Saat itu juga Dewas dan Direksi kompak menjawab tidak.

Apa yang diutarakan Effendi Edo di hadapan para tamu undangan serta Dewas dan Direksi BUMD yang baru itu langsung menjadi bahan obrolan publik. Respons pun berdatangan, salah satunya dari praktisi hukum Furqon Nurzaman SH.

0 Komentar