Menurutnya, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dari buku, tetapi dapat melihat langsung tempat berlangsungnya Perundingan Linggarjati yang menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan.
Keterlibatan siswa memasang bendera, lanjut Izmi, menjadi cara sederhana untuk menanamkan rasa cinta Tanah Air.
“Anak-anak mengenal sejarah terlebih dahulu. Dari sana mereka bisa memahami bagaimana para pahlawan mempertahankan kemerdekaan, lalu menerapkan semangat itu melalui belajar dan berkarya,” tuturnya.
Baca Juga:24 Ribu Liter Air Bersih Dibagikan ke Pakembangan GarawangiSumber Air Mengering, Warga Kedung Kencana Gotong Royong Bangun Sarana Penyedia Air Bersih
Gebyar 10.001 Merah Putih di Linggarjati diharapkan menjadi lebih dari sekadar kegiatan memasang bendera. Ribuan Merah Putih yang berkibar di kawasan bersejarah tersebut menjadi simbol ajakan kepada masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengenang perjuangan bangsa dan menjaga semangat persatuan.
Penyelenggara menargetkan seluruh bendera terpasang menjelang puncak HUT ke-81 RI dengan dukungan relawan dari berbagai elemen masyarakat. (ags)
