Kunjungan Pasien Anak Meningkat, Termasuk di RS Pasar Minggu, Sejumlah Kasus Perlu Pemeriksaan Lanjutan

RS Pasar Minggu
IKUT MENINGKAT: Peningkatan kunjungan pasien anak juga terjadi di RS Pasar Minggu (RSPM) di Palimanan, Kabupaten Cirebon. Foto: Khoirul Anwarudin/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Kunjungan pasien anak ke rumah sakit di wilayah Cirebon meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Keluhan yang dibawa pasien didominasi demam, batuk dan pilek, dengan sebagian kasus disertai ruam.

Peningkatan kunjungan tersebut salah satunya terlihat di RS Pasar Minggu (RSPM) Cirebon. Direktur RS Pasar Minggu Cirebon, Dr dr Tiar M Pratamawati MMRS M.Biomed mengatakan peningkatan mulai lebih terlihat dalam beberapa pekan terakhir.

“Memang dalam beberapa pekan terakhir kami melihat adanya peningkatan kunjungan pasien anak dengan keluhan infeksi, terutama demam, batuk, pilek, dan beberapa kasus yang disertai ruam,” kata Tiar, Jumat (18/9/2026).

Baca Juga:Jaga Sawah Jabar-Banten Tetap Produktif, Kementan Bangun 999 Jaringan Irigasi TersierNikmati Pensiun, Purbaya: Saatnya Mancing

Namun, pihak rumah sakit belum menyampaikan besaran peningkatan tersebut. Saat ini pencatatan dan evaluasi masih dilakukan untuk memastikan data yang diperoleh telah tervalidasi.

Tiar mengatakan, kondisi pasien anak yang datang cukup beragam. Sebagian besar pasien dengan kondisi ringan masih dapat ditangani secara rawat jalan. Sedangkan pasien dengan kondisi lebih berat, seperti mengalami sesak, dehidrasi, demam menetap atau membutuhkan pemantauan intensif, dapat menjalani rawat inap.

Di antara pasien yang datang, terdapat pula sejumlah kasus yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut karena memiliki gejala yang mengarah pada penyakit tertentu, termasuk campak dan influenza B. Namun, kondisi tersebut belum dapat disebut sebagai diagnosis tanpa pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk campak dan influenza B, kami menemukan adanya kasus yang memerlukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Tetapi kami tidak ingin menyampaikan angka secara prematur sebelum seluruh data terverifikasi,” ujarnya.

Tiar mengimbau orang tua meningkatkan kewaspadaan ketika anak mengalami gejala infeksi. Terlebih jika demam disertai ruam, sesak atau kesulitan bernapas, sangat lemas, tidak mau minum, tanda dehidrasi, kejang maupun penurunan kesadaran. “Pesan kami kepada orang tua adalah tidak perlu panik, tetapi jangan lengah,” tandasnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon juga meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit infeksi pada anak. Pasalnya, dalam beberapa pekan terakhir terjadi peningkatan kunjungan pasien anak di sejumlah fasilitas kesehatan. Keluhan yang paling banyak ditemukan adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Selain itu, pasien anak juga datang ke fasilitas kesehatan dengan keluhan demam, batuk, dan pilek.

0 Komentar